Kediri – Sebanyak 2.000 santri dari Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ), TPA, dan Madrasah Diniyah se-Kota Kediri mengikuti Pawai Ta’aruf dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, Selasa (16/6). Kegiatan yang mengusung tema “Semangat Hijrah, Rajut Ukhuwah, Wujudkan Generasi Berakhlak Mulia” tersebut berlangsung meriah dengan titik start dan finish di Balai Kota Kediri.
Peserta yang terdiri dari 75 grup TPQ dan Madrasah Diniyah tampak antusias mengikuti pawai dengan mengenakan berbagai kostum islami serta membawa atribut yang mencerminkan semangat hijrah dan persaudaraan.
Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati mengajak para santri menjadikan momentum Tahun Baru Islam sebagai sarana meneladani hijrah Rasulullah SAW dari Makkah ke Madinah.
“Hari ini bukan sekadar jalan keliling kota, tetapi kita sedang belajar meneladani hijrah Rasulullah SAW. Hijrah berarti berusaha menjadi lebih baik dari hari kemarin,” ujarnya.
Vinanda juga mengingatkan para peserta untuk menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung serta mematuhi arahan para guru pendamping. Ia berharap para santri semakin rajin mengaji dan terus menumbuhkan semangat persaudaraan meski berasal dari lembaga pendidikan yang berbeda.
Menurutnya, pergantian tahun Hijriah menjadi momentum untuk melakukan muhasabah atau introspeksi diri. Tidak hanya meningkatkan kualitas ibadah, tetapi juga memperkuat kepedulian sosial dan persatuan.
“Hijrah yang paling penting adalah hijrah hati, dari rasa malas menjadi semangat, dari perpecahan menjadi persatuan, dan dari sikap saling menyalahkan menjadi saling mendoakan serta menguatkan,” katanya.
Wali Kota optimistis pendidikan Al-Qur’an dan Madrasah Diniyah akan melahirkan generasi Kota Kediri yang tidak hanya cerdas secara ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki akhlak mulia dan keimanan yang kuat.
Pada kesempatan tersebut, Vinanda juga menyampaikan apresiasi kepada PCNU Kota Kediri, FKPQ, FKDT, para guru, ustaz, ustazah, serta seluruh pihak yang selama ini berperan dalam membimbing anak-anak mempelajari Al-Qur’an dan ilmu agama.
“Yang panjenengan lakukan hari ini merupakan investasi besar bagi masa depan Kota Kediri,” pungkasnya. kin/mg
There is no ads to display, Please add some










