Kediri – Pemerintah Kota Kediri memperingati Hari Buku Internasional dengan meluncurkan layanan “Lingkar Kediri (Literasi Keliling Dengan Energi Hijau Kota Kediri)” di SDN Ngletih 1 Kota Kediri, Rabu (29/4). Program ini menjadi upaya memperluas akses literasi bagi anak-anak, khususnya sekolah yang belum memiliki perpustakaan representatif.
Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati mengatakan kegiatan tersebut bertujuan menumbuhkan minat baca sejak dini sekaligus mengenalkan manfaat membaca kepada anak-anak.
“Selain menambah wawasan, membaca buku juga bisa meningkatkan kreativitas anak-anak dan membantu mereka meraih cita-cita dengan rajin membaca,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Pemkot Kediri juga meluncurkan tiga unit kendaraan “Lingkar Kediri” yang akan beroperasi di berbagai titik di Kota Kediri. Layanan ini tidak hanya menyediakan buku cetak, tetapi juga fasilitas membaca digital melalui jaringan internet dan aplikasi buku digital.
Menurut Vinanda, masyarakat dapat mengakses layanan tersebut saat kendaraan literasi berkeliling di sekolah, taman, maupun lokasi lainnya.
“Siapapun bisa mengakses. Di dalam mobil sudah ada fasilitas digitalnya, jadi masyarakat bisa membaca melalui buku maupun menggunakan handphone,” katanya.
Ia menambahkan, kendaraan tersebut menggunakan energi listrik sebagai bentuk dukungan terhadap efisiensi energi dan program ramah lingkungan pemerintah.
Sementara itu, Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Kediri Chevy Ning Suyudi menjelaskan bahwa perpustakaan keliling kini dikembangkan menjadi “Literasi Keliling” yang dilengkapi hotspot internet.
“Jadi anak-anak nanti bisa mengakses buku maupun bacaan digital, termasuk akses internetnya juga sudah kami sediakan,” jelasnya.
Ia menyebut sebelumnya Kota Kediri memiliki dua unit perpustakaan keliling, dan kini ditambah tiga unit literasi keliling berbasis listrik. kin/mg
There is no ads to display, Please add some









