Kediri – Hasil uji laboratorium dari Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Kota Kediri menemukan adanya bakteri Escherichia coli (E.coli) pada sejumlah menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diproduksi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tempurejo, Kota Kediri. Kandungan bakteri tersebut disebut melebihi kadar maksimum yang diperbolehkan.
Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Kediri, dr. Hamida mengatakan, hasil laboratorium terhadap sampel makanan tanggal 22 April menunjukkan dua menu terkontaminasi E.coli.
“Untuk menu tanggal 22 April, dari ayam saus tiram dan sup kacang merah kentang ditemukan E.coli dengan hasil uji melebihi kadar maksimum yang diperbolehkan,” ujarnya Senin (27/4).
Selain itu, hasil pemeriksaan terhadap sampel makanan tanggal 23 April juga menemukan kandungan E.coli pada menu sushi.
Tak hanya itu, hasil pemeriksaan sampel makanan pada 24 April juga menunjukkan salah satu menu kembali terdeteksi mengandung E.coli di atas ambang batas aman.
Menurut dr. Hamida, bakteri E.coli patogen seharusnya tidak ditemukan dalam makanan siap konsumsi. Ia menduga kontaminasi bisa terjadi akibat proses higienitas maupun rentang waktu distribusi makanan yang terlalu lama setelah dimasak.
“E.coli itu kuman patogen, harusnya tidak boleh ada. Mungkin terkontaminasi, bisa jadi setelah pengolahan terlalu lama dari makanan matang sampai didistribusikan,” jelasnya.
Dinas Kesehatan Kota Kediri, lanjut dr. Hamida, telah mengingatkan pihak terkait agar memperketat penerapan standar operasional prosedur (SOP), mulai dari sanitasi, higienitas bahan makanan, proses pengolahan hingga distribusi makanan.
“Kita peringatkan untuk lebih menaati SOP, mulai sanitasi higienenya, bahan-bahannya, kemudian setelah diproses ke pendistribusian sebisanya rentangnya tidak terlalu lama,” ungkapnya.
Ia juga menyoroti pentingnya pelaksanaan uji organoleptik atau pencicipan makanan sebelum didistribusikan ke sekolah.
“Dicicipi dulu sebelum didistribusikan. Setelah sampai di sekolah juga harus dicek lagi kelayakannya, sudah ada format pengecekannya,” pungkasnya. kin/mg
There is no ads to display, Please add some








