Kediri – Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Gerakan Pramuka Jawa Timur yang diselenggarakan oleh Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Timur di Pasuruan menjadi momentum penyelarasan program antara Kwarda dan seluruh Kwartir Cabang (Kwarcab) se-Jawa Timur pada Senin (20/4).
Dalam forum tersebut, Kwarda Jatim memaparkan sejumlah program strategis yang diharapkan dapat didukung dan ditindaklanjuti oleh seluruh Kwarcab, termasuk Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Kediri. Salah satu poin penting yang disampaikan adalah adanya dukungan 100 beasiswa masuk Universitas Negeri Surabaya (Unesa) bagi kader Pramuka berprestasi di Jawa Timur.
Sekretaris Kwarcab Kota Kediri, Sulton Arfiansyah, menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan lima program prioritas sebagai tindak lanjut hasil Rakerda.
“Lima program ini akan menjadi prioritas Kwarcab Kota Kediri dengan target meningkatkan prestasi hingga tingkat nasional,” ujarnya.
Adapun lima program tersebut meliputi:
Pertama, program produktif ketahanan pangan yang juga menjadi fokus Kwarcab Kota Kediri. Kwarcab Kediri menegaskan dukungan penuh terhadap program ketahanan pangan yang dicanangkan Kwarda Jatim. Di Kota Kediri, program ini akan dikembangkan hingga tingkat ranting dengan target setiap ranting memiliki produk unggulan.
“Harapannya di akhir tahun bisa kita launching,” jelas Sulton.
Kedua, program beasiswa prioritas melalui jalur Pramuka. Program ini semakin diperkuat dengan adanya kuota beasiswa dari Kwarda Jatim untuk masuk Unesa Surabaya, serta selaras dengan kebijakan Pemerintah Kota Kediri melalui beasiswa Mitra Mapan. Nantinya, keaktifan dalam Pramuka akan menjadi nilai tambah bagi pelajar untuk memperoleh beasiswa penuh.
Ketiga, program renovasi seribu rumah tidak layak huni (RTLH). Kwarcab Kota Kediri menargetkan setiap kelurahan memiliki kontribusi RTLH dari Pramuka yang akan dikolaborasikan dengan kegiatan Perkemahan Wirakarya.
“Keempat, produksi film pendek layanan masyarakat. Program ini digarap bersama komunitas Kediri Kreatif Hub dan karang taruna, dengan target peluncuran pada Juli mendatang sebagai media edukasi dan kampanye sosial,” imbuhnya.
Kelima, pelaksanaan Kursus Mahir Dasar (KMD) bagi pembina Pramuka. Program ini bertujuan memastikan seluruh gugus depan memiliki pembina bersertifikasi.
Sulton menambahkan, melalui lima program prioritas tersebut, Kwarcab Kota Kediri optimistis mampu meraih prestasi lebih tinggi.
“Target kami, Kota Kediri bisa menjadi juara dan semakin dikenal di tingkat nasional. Ini akan menjadi semangat baru bagi gerakan Pramuka di daerah,” pungkasnya.kin/mg
There is no ads to display, Please add some









