Kediri – Satuan Tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis (MBG) Kota Kediri menggelar rapat evaluasi bersama perwakilan SPPI, Kejaksaan Negeri Kota Kediri, Polres Kediri Kota, Kodim 0809, dan OPD terkait di dalam satgas untuk membahas pelaksanaan program yang terus berkembang pada Senin (30/3). Dalam rapat tersebut, terdapat tiga poin utama yang menjadi rekomendasi penting, mulai dari konsistensi data, penguatan koordinasi dengan mitra, hingga penyusunan standar monitoring dan evaluasi.
Sekretaris Satgas MBG Kota Kediri Ferry Jatmiko melalui Erwin Sukarno menyampaikan, persoalan data menjadi perhatian utama. Saat ini masih ditemukan perbedaan data antarinstansi, seperti versi BGN, Kominfo, hingga Dinas terkait. Karena itu, ke depan data akan dirampingkan dalam satu sistem terpadu yang dikelola Kominfo.
“Cleansing data akan dilakukan dua kali dalam sebulan, yakni setiap tanggal 10 dan 24. Tujuannya agar data penerima manfaat benar-benar akurat dan tidak tumpang tindih,” ujarnya.
Selain itu, Satgas juga mendorong pertemuan langsung dengan para mitra penyedia layanan MBG. Selama ini koordinasi lebih banyak dilakukan dengan Kepala SPPG, padahal peran mitra dinilai krusial, terutama dalam penyediaan bahan dan pelaksanaan belanja kebutuhan program.
“Menu disusun Kepala SPPG, tetapi yang belanja dan menyediakan bahan itu mitra. Jadi perlu duduk bersama, termasuk membahas informasi kandungan nutrisi dan harga,” tambahnya.
Poin ketiga yang dibahas adalah penyusunan standar monitoring dan evaluasi (monev) program. Mengingat selama ini MBG masih dalam tahap percepatan, Satgas menilai perlu adanya standar layanan yang jelas agar kualitas program tetap terjaga.
Dari sisi operasional, Satgas mencatat sebanyak 51 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah berjalan, dengan 44 di antaranya sudah mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). Sisanya masih dalam proses, termasuk uji instalasi pengolahan air limbah (IPAL) dan inspeksi kesehatan lingkungan.
“Kami terus mendorong percepatan, termasuk fasilitasi sertifikasi halal dan pemenuhan standar lainnya. Harapannya seluruh SPPG segera memenuhi syarat dan layanan bisa optimal,” pungkasnya.kin/mg
There is no ads to display, Please add some









