Kediri – Menjelang arus mudik Lebaran, Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati bersama tim gabungan menggelar pemeriksaan kelaikan kendaraan atau ramp check di Terminal Tamanan pada Kamis (12/3). Kegiatan ini melibatkan Dinas Perhubungan, Subdenpom V/2-2 Kediri, Satlantas Polres Kediri Kota, Badan Narkotika Nasional (BNN) serta unsur lainnya.
Dalam kegiatan tersebut, Wali Kota bersama petugas memeriksa sejumlah bus yang mengangkut penumpang menuju berbagai tujuan, mulai dari Surabaya hingga luar Pulau Jawa seperti Jambi dan Lampung. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari kondisi teknis kendaraan seperti ban, lampu, dan kelengkapan keselamatan, hingga kesehatan para pengemudi.
Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menegaskan bahwa keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dalam penyelenggaraan angkutan mudik.
“Kita menekankan kesiapan dari driver, kemudian yang kedua adalah standar keselamatan dan kesiapan dari transportasi. Yang kita utamakan adalah keselamatan masyarakat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, meskipun kendaraan secara teknis dinyatakan layak jalan, pengemudi juga harus dipastikan dalam kondisi sehat. Apabila ditemukan pengemudi yang tidak memenuhi standar kesehatan, maka tidak diperbolehkan untuk melanjutkan perjalanan.
“Secara kelayakan kendaraan mungkin sudah terpenuhi semua, tetapi kalau drivernya ternyata tidak sehat, tentu kita arahkan untuk tidak boleh berjalan. Karena perjalanan mudik ini memakan waktu lama, bahkan bisa dua hari,” jelasnya.
Selain pemeriksaan kesehatan, para sopir juga menjalani tes narkotika yang dilakukan oleh BNN. Hasilnya, seluruh pengemudi yang diperiksa dinyatakan sehat dan tidak terindikasi menggunakan narkotika.
Wali Kota juga mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik menggunakan transportasi umum untuk lebih memperhatikan kelayakan kendaraan sebelum berangkat.
“Masyarakat bisa memastikan saat menunggu di terminal apakah kendaraan sudah dilakukan ramp check. Lihat juga apakah pengemudi memiliki surat keterangan sehat dan hasil pemeriksaan bebas narkotika. Kalau kendaraan tidak memiliki izin atau stiker kelayakan, sebaiknya masyarakat mengantisipasi dan memilih transportasi yang sudah dipastikan keamanannya,” tambahnya.
Sementara Kepala Dinas Perhubungan Kota Kediri, Arief Cholisudin menjelaskan dari hasil pemeriksaan kesehatan beberapa supir ada yang tekanan darahnya tinggi.
“Ya mungkin karena capek ya dan mungkin ini tidak selalu jadi saat dites ini mereka sedang kecapekan,” pungkasnya.
Melalui ramp check ini, Pemerintah Kota Kediri berharap perjalanan mudik masyarakat dapat berlangsung aman, lancar, dan nyaman tanpa adanya kecelakaan maupun gangguan selama perjalanan. kin/mg
There is no ads to display, Please add some









