Kediri– Sebanyak enam anak penyandang disabilitas dari Kota Kediri akan mengikuti Jambore Nasional (Jamnas) Pramuka Disabilitas. Mereka merupakan hasil seleksi yang dilakukan di sejumlah Sekolah Luar Biasa (SLB) di Kota Kediri dan kini telah menjalani pembekalan kepramukaan dasar sebelum diberangkatkan.
Ketua Harian Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Kediri, Adi Sutrisno, mengatakan keikutsertaan kontingen disabilitas ini merupakan arahan Ketua Kwarcab Kota Kediri, AKBP Edy Heriwyanto. Awalnya terdapat 12 calon peserta yang disiapkan, kemudian diseleksi hingga mengerucut menjadi enam anak yang dinilai siap mengikuti kegiatan tingkat nasional.
“Enam peserta ini kami seleksi dari SLB. Setelah itu mereka kami latih dasar-dasar kepramukaan sebagai bekal mengikuti Jambore Nasional,” ujar Adi.
Menurutnya, selama Jamnas para peserta disabilitas akan mengikuti rangkaian kegiatan yang memang dirancang khusus dan tidak digabung dengan peserta reguler. Masing-masing kontingen juga akan didampingi oleh pendamping selama kegiatan berlangsung.
Meski demikian, peserta tetap akan memiliki kesempatan berinteraksi dan berkenalan dengan sesama penyandang disabilitas dari berbagai daerah di Indonesia. Kegiatan tersebut diharapkan dapat melatih kemampuan motorik, psikomotorik, komunikasi, serta meningkatkan kepercayaan diri mereka dalam bersosialisasi.
“Di sana mereka akan bertemu teman-teman disabilitas dari seluruh Indonesia. Ini menjadi pengalaman baru sekaligus melatih kemampuan berkomunikasi dan bersosialisasi sesuai dengan kemampuan masing-masing,” jelasnya.
Adi menambahkan, keikutsertaan enam peserta ini tidak hanya menjadi ajang mengikuti kegiatan kepramukaan, tetapi juga sebagai sarana pembelajaran untuk hidup lebih mandiri.
“Sesuai harapan Ketua Kwarcab, anak-anak ini bisa lebih mandiri, belajar bersosialisasi, dan memperoleh pengalaman baru yang berharga selama mengikuti Jambore Nasional,” pungkasnya.kin/mg
There is no ads to display, Please add some










