Kediri – Sebanyak 32 Pramuka Penggalang tingkat SMP/MTs se-Kota Kediri yang terpilih sebagai calon kontingen Jambore Nasional 2026 mendapatkan pembekalan khusus mengenai kepramukaan, potensi wisata daerah, hingga ketahanan pangan.
Ketua Harian Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Kediri, Adi Sutrisno, mengatakan para peserta telah melalui proses seleksi dan akan mewakili Kota Kediri dalam Jambore Nasional yang dijadwalkan berlangsung pada 12 Agustus 2026 di Cibubur, Jakarta.
“Sudah terpilih 32 Pramuka Penggalang dari SMP negeri, swasta, dan MTs di Kota Kediri. Mereka kami bekali pengetahuan kepramukaan, potensi wisata Kota Kediri, hingga ketahanan pangan,” ujar Adi, Selasa (23/6).
Menurutnya, pembekalan tersebut bertujuan agar para peserta tidak hanya mengikuti kegiatan jambore, tetapi juga menjadi duta daerah yang memperkenalkan Kota Kediri kepada peserta dari seluruh Indonesia.
“Mereka nanti punya misi selain menyukseskan Jambore Nasional di Cibubur, juga mempromosikan Kota Kediri. Potensi yang ada di Kota Kediri akan mereka ceritakan kepada teman-teman Pramuka se-Indonesia,” katanya.
Adi berharap melalui promosi yang dilakukan para peserta, Kota Kediri semakin dikenal luas, baik dari sisi pendidikan maupun pariwisata.
Rangkaian pembekalan dilakukan dengan mengunjungi sejumlah lokasi yang menjadi ikon Kota Kediri. Selanjutnya, peserta diajak mengunjungi Sentra Tenun Ikat Bandar Kidul, kawasan wisata sejarah Goa Selomangleng, serta belajar mengenai ketahanan pangan di Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Kediri.
“Pagi tadi brainstorming di Kwarcab, kemudian menuju Tenun Ikat Bandar Kidul. Setelah itu ke Selomangleng untuk menggali potensi sejarah dan wisata, lalu ke DKPP untuk belajar ketahanan pangan,” jelasnya.
Selain menjadi bekal menjelang jambore, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu melahirkan pelopor wisata edukasi bagi kalangan pelajar selama masa liburan sekolah.
“Kami berharap adik-adik Pramuka bisa menjadi pelopor wisata edukasi gratis di Kota Kediri dan mengajak teman-temannya mengenal potensi daerah,” pungkas Adi.kin/mg
There is no ads to display, Please add some










