Kediri – Yoga Pratama Putra resmi terpilih sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Kediri periode 2026–2030. Penetapan tersebut diumumkan dalam konferensi partai yang digelar di Surabaya, dan menjadi kejutan bagi Yoga sendiri.
Yoga mengungkapkan, selama ini dirinya telah lama bergabung dan aktif mengikuti berbagai kegiatan partai, meski tidak pernah terlibat secara struktural. Undangan dari DPC Kota Kediri untuk menghadiri konferensi di Surabaya awalnya ia ikuti seperti biasa, tanpa mengetahui hasil yang akan diputuskan.
“Saya datang memenuhi undangan dari DPC Kota Kediri. Saat pengumuman, ternyata nama saya yang keluar sebagai Ketua DPC untuk lima tahun ke depan,” ujarnya.
Ia menegaskan, sebagai kader partai, dirinya menerima dan menjalankan setiap keputusan yang ditetapkan oleh DPP PDI Perjuangan. Menurutnya, dalam proses penentuan kepemimpinan, tidak ada informasi pasti mengenai siapa yang diusulkan, karena seluruh keputusan sepenuhnya merupakan kewenangan pusat.
“Apapun keputusan dari pusat, sebagai anggota partai saya terima dan saya jalankan dengan sungguh-sungguh. Tidak ada penolakan atau keberatan dari saya,” tegasnya.
Lebih lanjut, Yoga menjelaskan bahwa terpilihnya dirinya juga sejalan dengan arah kebijakan partai yang tengah mendorong regenerasi kepemimpinan, khususnya dengan memberi ruang lebih besar bagi generasi muda. Namun demikian, ia menilai regenerasi tetap harus berjalan seimbang dengan peran kader senior.
“Regenerasi memang menjadi tujuan partai. Anak-anak muda mulai diberi kepercayaan, tapi tetap harus dibimbing oleh senior. Seperti guru dan murid, itu satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan,” jelasnya.
Yoga yang lahir pada 1991 dan tergolong generasi milenial ini menilai, regenerasi tidak bisa dilakukan secara instan. Menurutnya, keberadaan kader senior tetap penting sebagai penuntun agar arah perjuangan partai tidak kehilangan pijakan.
Ke depan, Yoga menyebut telah memiliki sejumlah gagasan dan strategi untuk membesarkan partai di Kota Kediri. Namun, ia menegaskan seluruh program akan dibahas terlebih dahulu bersama tim sebelum dijalankan.
“Banyak ide yang sudah saya catat, tapi belum bisa saya sampaikan sekarang. Semua harus dirundingkan dan dimatangkan bersama tim, karena saya tidak mungkin bergerak sendiri,” pungkasnya.
Dengan kepemimpinan baru ini, Yoga berharap PDI Perjuangan Kota Kediri semakin terbuka dalam menampung aspirasi, khususnya dari kalangan muda, serta mampu menjadi wadah penyaluran ide dan kreativitas masyarakat melalui jalur politik partai. kin/mg










