Kediri – Suasana Car Free Day (CFD) Jalan Dhoho, Kota Kediri, Minggu (30/8) pagi, berlangsung meriah. Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati turut hadir dan berbaur bersama masyarakat dalam kegiatan lomba Agustusan yang digelar untuk memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Kegiatan tersebut diikuti masyarakat umum dengan berbagai lomba khas perayaan kemerdekaan. Setidaknya terdapat 14 jenis lomba yang dibagi dalam kategori anak-anak dan dewasa.
Di antaranya lomba memasukkan bendera, trenggiling kardus, makan kerupuk, balap karung, memasukkan pensil ke dalam botol, memasang besek, pukul balon, pasang baju, memindahkan air ke botol menggunakan spons, makan pisang, makan bubur, menggiring balon dengan terong, mengeluarkan bola dari kardus, lomba ngedot, serta lomba kelereng.
Vinanda mengatakan, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memeriahkan kemerdekaan sekaligus memperkuat rasa kebersamaan di tengah masyarakat.
“Alhamdulillah hari ini kita bisa melaksanakan lomba, jadi hari ini ada sekitar kurang lebih 14 jenis lomba. Kita bedakan dari yang kategori anak maupun kategori dewasa,” kata Vinanda.
Menurutnya, berbagai permainan yang digelar bukan sekadar hiburan. Masyarakat diajak menikmati perayaan kemerdekaan dengan sukacita sekaligus memperkuat semangat gotong royong dan persatuan.
“Tentunya saya ingin mengajak Bapak-Ibu sekalian untuk bisa memeriahkan kemerdekaan dengan rasa sukacita, rasa bahagia, kemudian untuk memperkuat rasa kebersamaan,” ujarnya.
Vinanda berharap kegiatan tersebut dapat menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk semakin memperkuat gotong royong dan rasa persatuan dalam membangun Kota Kediri.
“Saya berharap kegiatan ini bisa dijadikan kesempatan bagi kita semua untuk memperkuat gotong royong, rasa persatuan, serta memperkuat rasa untuk bisa membangun kota kita tercinta,” katanya.
Sementara itu, Ketua Panitia kegiatan, Wahyu Kusuma Wardani, mengatakan pemilihan lokasi di CFD Jalan Dhoho menjadi bagian dari upaya mendekatkan pimpinan daerah dengan masyarakat.
“Untuk mendekatkan pimpinan, kepala daerah, dengan masyarakat, sekaligus ini akan memeriahkan,” kata Wahyu.
Menurut Wahyu, masyarakat sengaja dilibatkan agar dapat ikut berpartisipasi dalam memeriahkan HUT Kemerdekaan RI.
“Ya, biar ini masyarakat juga ikut berpartisipasi memeriahkan HUT Kemerdekaan RI ini,” ujarnya.
Kegiatan tersebut melibatkan 14 OPD. Wahyu menyebut kegiatan lomba seperti ini direncanakan menjadi agenda rutin setiap tahun.
“Rutin nanti setiap tahun sekali ya,” katanya.
Ia berharap ke depan dapat ada kegiatan lain yang juga melibatkan masyarakat secara langsung. Menurutnya, keterlibatan seluruh unsur menjadi bagian penting untuk menciptakan kedekatan antara pimpinan dan masyarakat.
“Bahwa tidak ada batas lah ya antara pimpinan dengan masyarakat, melibatkan semua unsur,” pungkas Wahyu.
There is no ads to display, Please add some




