Kediri – Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menemukan minyak goreng kemasan yang tidak sesuai takaran saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) harga dan ketersediaan bahan pokok di Pasar Pahing, menjelang perayaan Imlek dan bulan suci Ramadan pada Selasa (10/2).
Dalam sidak tersebut, Wali Kota bersama jajaran melakukan pengukuran langsung volume minyak goreng kemasan dari Minyak Kita yang beredar di pasaran. Hasilnya, dari beberapa kemasan minyak yang diperiksa, sebagian besar dinyatakan sesuai standar, namun ditemukan satu minyak goreng Minyakita dari produsen Tangerang yang volumenya kurang dari ketentuan.
“Tadi kami lakukan pengukuran langsung. Dari beberapa yang dicek, tiga di antaranya masih aman sesuai satu liter. Namun ada satu yang volumenya kurang sekitar 20 mililiter,” ujar Vinanda Prameswati.
Menindaklanjuti temuan tersebut, Pemerintah Kota Kediri akan melakukan pengecekan ulang terhadap produk dengan merek yang sama di sejumlah titik penjualan lainnya. Langkah ini dilakukan untuk memastikan apakah kekurangan takaran tersebut bersifat insidental atau terjadi secara berulang.
“Ini baru kami cek di satu tempat. Nanti dari dinas terkait akan melakukan pengecekan lanjutan dengan merek yang sama. Apabila dari hasil pengecekan ulang terbukti selalu kurang, maka kami akan berkoordinasi dengan produsen dan distributor,” tegasnya.
Wali Kota menegaskan, apabila dalam proses koordinasi tersebut ditemukan unsur kecurangan yang merugikan konsumen, Pemkot Kediri tidak akan ragu untuk melakukan penegakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. kin/mg
There is no ads to display, Please add some









