BERITA KEDIRI
  • DEPAN
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • KRIMINAL
  • UNIK
  • FOTO
  • POLISI
  • HOBI
  • IKASMADA
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
  • DEPAN
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • KRIMINAL
  • UNIK
  • FOTO
  • POLISI
  • HOBI
  • IKASMADA
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
BERITA KEDIRI
No Result
View All Result
Home Uncategorized

Sedekah Bumi, Cara Warga Kediri Bersyukur- Menghargai Tradisi Jawa

Berita Kediri by Berita Kediri
April 28, 2018
in Uncategorized
0

Wahyu Dadi
KEDIRI – Ratusan warga Dusun Besowo Timur, Desa Besowo, Kecamatan Kepung Kabupaten Kediri memiliki tradisi unik dalam mengekspresikan rasa syukur kepada sang pencipta, yaitu Sedekah Bumi.
Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu (28/4) dan Minggu (29/4), dihadiri seluruh warga dan perangkat desa. Sedekah Bumi ini juga dibarengi dengan istighosah, pengobatan massal, kirab pusaka, serta beberapa hiburan seperti karawitan dan pentas seni.
Menurut salah seorang warga, Tri wasono (56) , Sedekah Bumi merupakan ungkapan rasa syukur atas pemberian keselamatan dan rejeki yang berlimpah setahun yang lalu. Warga berharap rejeki di tahun mendatang semakin bertambah, dan dijahkan dari mara bahaya.
Wakil Direktur Sumber Daya Manusia dan Umum PT Gudang Garam Tbk. Slamet Budiono, yang turut hadir dalam acara tersebut mengungkapkan, tradisi sedekah bumi ini merupakan kearifan lokal warga Kediri sehingga harus dijaga.
"Ini warisan sejarah yang harus dilestarikan, jangan sampai lupa. Dan perayaan ini adalah wujud dari cara menjaganya, sehingga generasi muda sekarang juga harus paham," jelas Mbah Mett, sapaan akrabnya. Sabtu, (28/4/2018).
Mbah Mett mengagumi apa yang menjadi falsafah warga Dusun Besowo Timur ini, yakni 'Eling Asale, Eling Baline' yang memiliki arti 'Ingat Asalnya, Ingat Pulangnya'. Menurutnya, falsafah ini memiliki arti mendalam bagi dia sendiri yang asli Jawa.
"Sebagai orang Jawa kita jangan sampai lupa asal usul kita. Karena orang jawa itu, menghormati tradisi dan nenek moyang sehingga acara ini diselenggarakan oleh masyarakat," ungkapnya.
Beberapa acara seperti karawitan dan kirab pusaka, tambah Mbah Mett, juga merupakan cara untuk melestarikan tradisi. Karena saat ini, karawitan jarang digunakan sebagai hiburan padahal zaman dulu sangat digemari warga.
"Kita harus mengembalikan semangat menghargai tradisi, tentunya tidak dalam arti menolak modernisme. Dua-duanya saling jalan, jangan saling meniadakan. Karena keduanya penting untuk warga, ada yang untuk spiritual, ada yang berguna untuk mengikuti perkembangan," tandasnya.

There is no ads to display, Please add some
Advertisement Banner
Berita Kediri

Berita Kediri

Search By Date

Recommended

Kukuhkan Kapolsek Kras, Kapolres Kediri Titipkan Pesan Ini

Kukuhkan Kapolsek Kras, Kapolres Kediri Titipkan Pesan Ini

11 bulan ago
Pemkot Kediri Perkuat Kompetensi Guru PAUD, Dorong Pembelajaran Inklusi Berbasis Deep Learning

Pemkot Kediri Perkuat Kompetensi Guru PAUD, Dorong Pembelajaran Inklusi Berbasis Deep Learning

2 bulan ago

Don't Miss

32 Pramuka Penggalang Kota Kediri Dibekali Wawasan Wisata- Ketahanan Pangan

32 Pramuka Penggalang Kota Kediri Dibekali Wawasan Wisata- Ketahanan Pangan

Juni 23, 2026
Pembelajaran Menuju PEKKA Berdaya Diikuti 92 Perempuan Kepala Keluarga

Pembelajaran Menuju PEKKA Berdaya Diikuti 92 Perempuan Kepala Keluarga

Juni 23, 2026
Dividen Gudang Garam Naik 60 Persen, Pemegang Saham Terima Rp800 per Lembar

Dividen Gudang Garam Naik 60 Persen, Pemegang Saham Terima Rp800 per Lembar

Juni 23, 2026
Ketum Pagar Nusa Sigap Kawal Kiai Sepuh Usai Ketegangan di Munas-Konbes NU

Ketum Pagar Nusa Sigap Kawal Kiai Sepuh Usai Ketegangan di Munas-Konbes NU

Juni 23, 2026

BERITA KEDIRI

© Berita Kediri Referensi Kediri Raya.

© www.beritakediri.com - Referensi Kediri Raya

BeritaKediri.com

  • BERITA KEDIRI – Referensi Kediri Raya
  • Indeks
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
BERITA KEDIRI

No Result
View All Result
  • DEPAN
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • KRIMINAL
  • UNIK
  • FOTO
  • POLISI
  • HOBI
  • IKASMADA
  • ADVERTORIAL

© Berita Kediri Referensi Kediri Raya.