Kediri – Proyek rehabilitasi pilar Jembatan Brawijaya resmi dinyatakan selesai dan akan mejadi ikon Kota Kediri. Setelah sempat mendapatkan tambahan waktu penyelesaian, pekerjaan yang dimulai sejak 23 September 2025 itu kini telah rampung seratus persen dan sudah bisa dinikmati oleh masyarakat.
Selain perbaikan struktur pilar, proyek ini juga menghadirkan wajah baru Jembatan Brawijaya melalui pemasangan lampu-lampu hias yang menjadi ornamen tambahan. Visual pencahayaan tersebut diharapkan mampu mempercantik jembatan sekaligus menjadi daya tarik baru di Kota Kediri pada malam hari.
Kepala Bidang Bina Marga di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Kediri, I Made Dwi Permana mengatakan bahwa seluruh pekerjaan utama telah diselesaikan sesuai dengan perencanaan.
“Mulai hari ini pekerjaan perbaikan sudah bisa diselesaikan. Progresnya sudah 100 persen, tinggal pembersihan di area proyek,” ujar Made, Rabu (31/12).
Ia berharap, rehabilitasi Jembatan Brawijaya tidak hanya meningkatkan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan, tetapi juga mampu menjadi salah satu ikon Kota Kediri.
“Kami berharap Jembatan Brawijaya bisa menjadi ikon Kota Kediri, tidak hanya dari sisi fungsi, tetapi juga dari sisi estetika,” imbuhnya.
Menurutnya, saat ini pihak kontraktor hanya menyisakan pekerjaan minor berupa pembersihan area sekitar jembatan sebelum benar-benar diserahkan sepenuhnya.
Dengan selesainya rehabilitasi ini, arus lalu lintas di Jembatan Brawijaya diharapkan kembali normal, sekaligus memberikan pengalaman baru bagi masyarakat yang melintas, khususnya pada malam hari dengan tampilan pencahayaan yang lebih menarik.kin/mg










