Kediri – Pemerintah Kota Kediri resmi menyampaikan nota keuangan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun 2026 dalam rapat paripurna yang digelar Senin (17/11) di gedung pertemuan BKPSDM Kota Kediri. Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, memaparkan arah kebijakan anggaran yang difokuskan pada peningkatan kualitas layanan di sektor kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur.
Dalam penyampaiannya, Wali Kota Vinanda mengungkapkan adanya penurunan Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat sebesar kurang lebih Rp178 miliar. Meski demikian, ia menegaskan bahwa kondisi tersebut tidak menghambat jalannya pemerintahan maupun pelayanan publik.
“Memang ada penurunan TKD sekitar 178 miliar, tapi kita optimis bisa memenuhi belanja pegawai dan melakukan efisiensi pada belanja operasional. Insya Allah, aman,” ujarnya.
Efisiensi yang dimaksud meliputi pengurangan kegiatan operasional seperti perjalanan dinas serta biaya konsumsi. Namun, ia memastikan hal tersebut tidak akan menyentuh sektor-sektor pelayanan dasar.
“Kita tetap mengoptimalkan layanan pendidikan dan kesehatan agar semuanya berjalan dengan baik,” tegas Wali Kota Vinanda.
Sementara itu, Ketua DPRD Kota Kediri, Firdaus, menjelaskan bahwa pembacaan nota keuangan merupakan tahapan awal sebelum memasuki pembahasan RAPBD oleh Tim Anggaran (Timgar) dan Badan Anggaran (Banggar) DPRD. Ia membenarkan bahwa penurunan anggaran yang terjadi bukan pada pendapatan asli daerah, melainkan transfer pusat sebagai bagian dari kebijakan efisiensi pemerintah.
“Transfer dari pusat ke daerah mengalami efisiensi. Namun insya Allah kondisi ini tidak mengganggu perkembangan Kota Kediri,” jelas Firdaus.
Ia menegaskan bahwa DPRD akan memastikan anggaran yang ada dimaksimalkan untuk kesejahteraan masyarakat. Prioritas tetap pada tiga kebutuhan pokok warga: kesehatan, pendidikan, dan kelayakan hidup.
“Dalam pembahasan APBD nanti, kami akan mengutamakan apa yang benar-benar dibutuhkan masyarakat,” tambahnya.
Terkait sektor infrastruktur, Firdaus menyebut akan dilakukan peninjauan ulang untuk menentukan skala prioritas. Infrastruktur akan tetap mendapat porsi perhatian, namun harus disesuaikan dengan terpenuhinya kebutuhan di tiga sektor utama terlebih dahulu.
RAPBD 2026 direncanakan mulai dibahas dalam beberapa hari ke depan, dengan harapan seluruh alokasi anggaran dapat tepat sasaran dan memberi manfaat maksimal bagi masyarakat Kota Kediri. kin/mg









