Kediri – Polres Kediri dan Polres Batu berkolaborasi melakukan langkah antisipasi terhadap potensi pergerakan suporter sepak bola yang meresahkan ketika menjelang pertandingan Derby Jatim antara Persik Kediri melawan Arema FC di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang.
Kegiatan pengamanan tersebut dipimpin langsung oleh Wakapolres Kediri Kompol Hari Kurniawan, atas perintah Kapolres Kediri AKBP Bramastyo Priaji.
Kapolres Kediri AKBP Bramastyo Priaji mengatakan pengamanan dilakukan secara bersama-sama di wilayah perbatasan.
“Sejak kemarin kita berkolaborasi dengan Polres Batu dan hari ini sampai malam nanti kita jaga bareng di perbatasan,” kata AKBP Bramastyo, Minggu (11/1/2026)
Dalam kegiatan tersebut, petugas mengamankan belasan anak muda di wilayah perbatasan Kediri-Malang. Saat dilakukan pemeriksaan, polisi menemukan sejumlah batu di dalam bagasi sepeda motor, serta botol minuman keras dan batu lainnya yang berpotensi digunakan untuk mengganggu keamanan dan ketertiban.
Pihak kepolisian menjelaskan bahwa penjagaan ini dilakukan untuk mengantisipasi pergerakan suporter yang berpotensi menimbulkan konflik atau tindakan anarkis.
Sementara itu, Wakapolres Kediri Kompol Hari Kurniawan menyampaikan bahwa petugas langsung mengambil langkah pembinaan terhadap para remaja tersebut.
“Saat pemeriksaan, petugas menemukan batu dan botol minuman keras di bagasi sepeda motor para remaja tersebut. Kami lakukan pendataan dan pembinaan, kemudian mereka kami kembalikan kepada orang tua masing-masing sebagai upaya preventif,” jelas Hari Kurniawan.
Pengamanan dilaksanakan di wilayah Kandangan, yang merupakan daerah perbatasan langsung antara Kabupaten Kediri dan Kecamatan Kasembon, Kabupaten Malang.
Polres Kediri dan Polres Batu menegaskan akan terus berkolaborasi melakukan pengawasan dan pengamanan guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap aman dan kondusif, khususnya menjelang hingga usai pertandingan sepak bola yang berpotensi menimbulkan kerawanan.mg
There is no ads to display, Please add some









