Kediri – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Kediri menggelar kegiatan Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) bagi para pelaksana penegakan hukum, khususnya dalam upaya pemberantasan Barang Kena Cukai (BKC) ilegal di Hotel Lotus pada Jumat, (21/11).
Kasatpol PP Kota Kediri, Paulus Luhur Budi, menyampaikan bahwa kegiatan ini sekaligus menjadi momentum evaluasi kinerja Satpol PP dalam penyelenggaraan ketentraman, ketertiban umum, dan perlindungan masyarakat. Ia memaparkan sejumlah capaian, termasuk menurunnya peredaran rokok ilegal di Kota Kediri.
“Peredaran rokok ilegal di Kota Kediri semakin menurun. Banyak kegiatan kita hasilnya nihil. Ini capaian yang bagus. Mudah-mudahan tahun depan kita sudah zero, sehingga di Kota Kediri sudah tidak ada peredaran rokok ilegal lagi,” ujar Paulus.
Dalam laporan kinerjanya, Satpol PP juga memaparkan berbagai penanganan ketertiban umum sepanjang Januari–November, mulai dari penindakan terhadap gelandangan dan pengemis, pelanggaran miras, hingga penertiban pedagang kaki lima. Selain itu, Damkar Kota Kediri juga menangani 532 kejadian kedaruratan, termasuk kebakaran dan permintaan bantuan masyarakat di luar wilayah Kota Kediri.
Paulus menegaskan bahwa tugas Satpol PP dan Damkar tidak hanya menegakkan Perda, tetapi juga memberikan rasa aman bagi masyarakat setiap hari.
“Setiap hari kami melaksanakan patroli empat kali, pagi hingga malam, agar warga Kota Kediri nyaman. Biar kami yang menjaga ketentraman dan ketertiban,” ungkapnya.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Kediri, Qowimuddin Thoha, memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan peningkatan kualitas SDM ini. Ia menekankan pentingnya bekal pengetahuan bagi Satpol PP dalam menghadapi temuan BKC ilegal di lapangan.
“Satpol PP itu adalah garda terdepan pemerintah kota, bahkan bisa dikatakan wajah Kota Kediri. Ketika kualitasnya semakin mumpuni, tentunya akan menunjukkan wajah Kota Kediri seperti apa. Karena itu, peningkatan kualitas SDM seperti hari ini menjadi sangat penting,” jelasnya.
Qowimuddin juga menegaskan bahwa pemberantasan rokok ilegal membutuhkan ketegasan, pemahaman aturan, dan kesiapsiagaan petugas.
“Pemberantasan rokok ilegal ini perlu ada bekal bagi Satpol PP ketika berada di tengah lapangan. Dengan SDM yang kuat, penegakan hukum akan berjalan lebih maksimal,” tambahnya.
There is no ads to display, Please add some









