Kediri – Kota Kediri kembali mencatat prestasi membanggakan di tingkat nasional. Dalam penilaian kinerja Percepatan, Pencegahan dan Penurunan Stunting (P3S) tahun 2025 oleh Kementerian Dalam Negeri, Kota Kediri berhasil meraih peringkat kedua nasional dari total 197 kabupaten/kota yang dinilai. Capaian ini disampaikan dalam kegiatan pemantauan lapangan yang digelar bersama tim Sekretariat Wakil Presiden (Setwapres) RI di Ruang Jayabaya, Kamis (27/11).
Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menyampaikan bahwa prestasi ini merupakan buah dari kerja keras seluruh jajaran pemerintah dan elemen masyarakat. “Ini adalah hasil kolaborasi kita semua. Berbagai intervensi lintas sektor yang dilakukan terus menunjukkan progres positif,” ujar Vinanda.
Ia menjelaskan bahwa sejak menjadi lokus stunting pada 2022, Kota Kediri terus memperkuat berbagai program penanganan gizi dan kesejahteraan keluarga. Meski hasil survei nasional menunjukkan fluktuasi angka stunting 18,6% pada 2023 dan 17,6% pada 2024 data PPGBM justru memperlihatkan capaian jauh lebih baik, yaitu 4,9%, di bawah target nasional 14%.
“Program seperti Gemar Makan Ikan, Bedah Rumah Tidak Layak Huni, penguatan Pekarangan Pangan Lestari (P2L), dan berbagai kegiatan pemberdayaan lain menjadi bagian dari upaya besar kami menurunkan angka stunting,” jelasnya.
Vinanda menegaskan bahwa capaian peringkat dua nasional ini tidak lantas membuat Pemkot Kediri berpuas diri. “Kami tetap menjadikan percepatan penurunan stunting sebagai prioritas pembangunan daerah. Evaluasi dan perbaikan akan terus kami lakukan dari tahap perencanaan hingga implementasi.”
Sementara Plt. Asdep Kesehatan Gizi dan Pembangunan Keluarga Deputi Bidang Dukungan Kebijakan Peningkatan Kesejahteraan dan Pembangunan SDM Setwapres RI, Siti Alfiah, yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut, juga memberikan apresiasi kepada Kota Kediri.
Menurutnya, Kota Kediri mampu memenuhi sejumlah indikator penting dalam penilaian Kemendagri. “Dari 514 daerah, hanya 197 kabupaten/kota yang masuk penilaian, dan Kota Kediri berhasil menempati posisi kedua. Ini pencapaian luar biasa,” ujarnya.
Setwapres hadir ke Kota Kediri untuk memastikan komitmen percepatan penurunan stunting terus menjadi prioritas pemerintah daerah. Kunjungan ini juga merupakan bagian dari advokasi kebijakan yang dilakukan di berbagai wilayah Indonesia.kin/mg










