Kediri – Pembangunan Sekolah Rakyat di Kota Kediri mulai memasuki tahap awal. Saat ini, proses yang dilakukan masih fokus pada pematangan lahan sebelum masuk ke tahap konstruksi bangunan utama.
Kepala Dinas Sosial Kota Kediri, Imam Muttaqin, menjelaskan bahwa pekerjaan awal dilakukan dengan pembersihan dan pematangan lahan yang memiliki luas sekitar 5,1 hektare. Tahap ini menjadi dasar sebelum pembangunan fisik dimulai secara menyeluruh.
“Yang pasti sekarang masih tahap pematangan lahan. Kemarin kami juga membantu proses pembersihan lokasi. Setelah lahan benar-benar siap, baru masuk ke tahapan pembangunan berikutnya,” ujar Imam Muttaqin.
Ia menyebutkan, pembangunan Sekolah Rakyat ini ditargetkan rampung dalam waktu sekitar enam bulan, jika tidak ada kendala di lapangan.
Sekolah Rakyat tersebut direncanakan akan mencakup jenjang pendidikan SD, SMP, hingga SMA yang dibangun secara langsung. Selain ruang kelas, sejumlah fasilitas pendukung juga akan dibangun, seperti asrama, instalasi pengolahan limbah, serta fasilitas penunjang lainnya.
Dari sisi anggaran, pembangunan Sekolah Rakyat ini sepenuhnya didanai oleh Kementerian Sosial Republik Indonesia dengan total anggaran sekitar Rp200 miliar.
“Total anggarannya sekitar Rp200 miliar dari Kementerian Sosial. Untuk pengawasan proyek ini langsung dari Kementerian PUPR,” jelasnya.
Sementara itu, Pemerintah Kota Kediri berperan dalam mendukung proses persiapan, termasuk pembersihan lahan dan koordinasi lintas sektor selama pelaksanaan pembangunan berlangsung.
Terkait perekrutan sumber daya manusia dan pengelola pendidikan, Imam menyampaikan bahwa hingga saat ini masih dalam tahap perencanaan dan koordinasi dengan kementerian terkait.
“Untuk perekrutan dan pengelolaan, saat ini masih dalam tahap pembahasan. Kami masih menunggu arahan dan kebijakan lebih lanjut,” pungkasnya.kin/mg
There is no ads to display, Please add some










