Kediri – Polisi mengungkap modus yang digunakan seorang guru SMK berinisial D di Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, dalam kasus dugaan tindak asusila terhadap salah seorang siswanya.
Kasat Reskrim Polres Kediri AKP Joshua Peter Krisnawan melalui Kanit PPA Satreskrim Polres Kediri Ipda Eko Idya Sunarwan mengatakan, pelaku diduga membuat akun media sosial palsu dengan identitas perempuan untuk mendekati korban yang merupakan siswa laki-laki kelas XI.
Dari komunikasi yang terjalin melalui akun tersebut, korban kemudian diarahkan untuk mengirimkan sejumlah foto dan video pribadi. Setelah memperoleh materi tersebut, pelaku diduga memanfaatkannya sebagai alat tekanan agar korban menuruti berbagai permintaan yang diajukan.
“Dia menggunakan akun lain menyamar sebagai cewek,” kata Ipda Eko, Kamis (18/6).
Menurut hasil penyelidikan sementara, korban sempat menjalin hubungan layaknya berpacaran dengan akun perempuan tersebut tanpa mengetahui identitas sebenarnya di balik akun itu.
Dalam perkembangannya, korban disebut mengalami tekanan karena khawatir foto dan video pribadinya akan disebarluaskan. Situasi tersebut diduga dimanfaatkan pelaku untuk terus mengendalikan korban.
“Pelaku meminta korban ini membuat video mulai dari bersih-bersih rumah, bersih-bersih kamar mandi hingga video masturbasi. Selanjutnya dengan ancaman pelaku meminta korban membuat video masturbasi dengan sesama jenis,” imbuhnya.
Polisi juga menemukan bahwa pelaku diduga berusaha membangun kepercayaan korban dengan hadir sebagai sosok yang memberikan perhatian dan dukungan ketika korban mengalami tekanan akibat persoalan yang sebenarnya diciptakan oleh pelaku sendiri melalui akun palsu tersebut. Bahkan pelaku bersedia untuk membuat video bersama korban.
Rangkaian peristiwa itu diduga berlangsung selama beberapa bulan, mulai Februari hingga Mei 2026. Kasus kemudian terungkap setelah keluarga korban melaporkannya kepada pihak kepolisian.
Saat ini, pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan oleh Satreskrim Polres Kediri.
“Untuk pelaku sudah kami tetapkan tersangka dan sudah kami tahan,” pungkasnya.kin/mg
There is no ads to display, Please add some









