• BERITA KEDIRI – Referensi Kediri Raya
  • Indeks
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
Senin, Agustus 24, 2026
  • Login
BERITA KEDIRI
  • DEPAN
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • KRIMINAL
  • UNIK
  • FOTO
  • POLISI
  • HOBI
  • IKASMADA
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
  • DEPAN
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • KRIMINAL
  • UNIK
  • FOTO
  • POLISI
  • HOBI
  • IKASMADA
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
BERITA KEDIRI
No Result
View All Result
Home Peristiwa

Museum Airlangga Kediri Diserbu Pengunjung, Pasca Koleksi -Tata Ulang Display

redaksi by redaksi
Mei 22, 2026
in Peristiwa
0
Museum Airlangga Kediri Diserbu Pengunjung, Pasca Koleksi -Tata Ulang Display

Kediri – Museum Sri Aji Jayabaya Kabupaten Kediri menghadirkan wajah baru usai melakukan penataan ulang ruang pamer dan penambahan koleksi. Renovasi yang selesai dan kembali dibuka pada 19 Mei 2026 itu langsung menarik perhatian pengunjung, termasuk rombongan pelajar sekolah dasar yang difokuskan untuk kegiatan edukasi sejarah dan budaya.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kediri, Mustika melalui Edukator Museum Airlangga, M. Ipung Zainul Islam Sumarwoto, mengatakan perubahan terbesar terlihat pada penataan alur pengunjung serta penyempurnaan display koleksi agar lebih aman dan nyaman dilihat masyarakat.

Menurutnya, sebelumnya pengunjung kerap menumpuk di area koleksi pengolahan tanah dan air dengan koleksi kondowong sehingga membuat ruang gerak sempit dan mengganggu aktivitas pengambilan foto. Karena itu, sejumlah koleksi kini dipindahkan ke bagian belakang untuk memperluas area kunjungan.

“Bagian depan sekarang lebih dimaksimalkan untuk alur pengunjung. Kemarin sering terjadi penumpukan, jadi sekarang ditata ulang supaya lebih luas dan nyaman,” ujarnya Jumat (22/5).

Selain penataan ruangan, museum juga menambahkan sejumlah koleksi dan melengkapi alur cerita atau story line pameran. Beberapa koleksi tambahan di antaranya lingga, lapik arca, kartikeya, miniatur lumbung, hingga dorpel. Total koleksi yang dipamerkan kini mencapai 54 benda.

Salah satu koleksi yang menjadi perhatian ialah miniatur lumbung yang kini ditampilkan dalam bentuk utuh. Sebelumnya bagian-bagiannya masih terpisah, namun setelah renovasi dirangkai kembali sehingga lebih mudah dipahami pengunjung.

Ipung menjelaskan miniatur lumbung tersebut merupakan prototipe awal pelinggih, yakni tempat ibadah masyarakat Hindu yang biasanya berada di depan rumah.

“Kalau sekarang kita rangkai jadi miniatur lumbung yang utuh. Itu merupakan prototipe awal dari pelinggih,” katanya.

Dari total empat miniatur lumbung yang dimiliki museum, satu di antaranya sempat mengalami kerusakan dan telah diperbaiki selama proses renovasi yang memakan waktu sekitar satu bulan.

Museum juga mulai menggunakan pelindung kaca pada sejumlah koleksi tertentu. Langkah itu dilakukan untuk menjaga benda bersejarah yang rawan rusak akibat sentuhan langsung pengunjung.

Ipung menyebut minyak dari tangan manusia dapat merusak permukaan koleksi. Bahkan, arca Nandi koleksi dari Tondowongso disebut mulai mengalami perubahan warna pada bagian wajah karena sering disentuh pengunjung.

“Yang di kaca itu koleksi yang rawan rusak. Karena tangan manusia ternyata berminyak, jadi beberapa koleksi mulai terdampak,” jelasnya.

Sementara koleksi yang tidak diberi pelindung kaca merupakan benda yang sejak awal memang ditempatkan di area luar ruangan atau bersifat outdoor sehingga dinilai lebih tahan terhadap kondisi lingkungan.

Sejak dibuka kembali pada 19 Mei lalu, museum disebut sudah menerima ratusan pengunjung. Mayoritas datang dalam rombongan pelajar untuk mengikuti wisata edukasi sejarah dan budaya lokal.

“Di awal pembukaan itu kita menerima ratusan pengunjung edukasi dari sekolah dasar sekitar 280 pengunjung,” pungkasnya. kin/mg


There is no ads to display, Please add some
Tags: Museum
Advertisement Banner
redaksi

redaksi

Search By Date

Recommended

BKPSDM Kota Kediri Gelar Webinar “Lentera MAPAN Seri I” Bahas Pengusulan NI PPPK Paruh Waktu

Mbak Wali – Pimpinan DPRD Dampingi Menteri PU, Tinjau Kondisi Gedung DPRD Kota Kediri

11 bulan ago
Curah Hujan Tinggi Sebabkan Banjir, 142 Warga Gayam Terdampak Genangan

Curah Hujan Tinggi Sebabkan Banjir, 142 Warga Gayam Terdampak Genangan

9 bulan ago

Don't Miss

Dukung Sanitasi Aman, Pemkot Kediri Layani Sedot Tinja

Dukung Sanitasi Aman, Pemkot Kediri Layani Sedot Tinja

Agustus 24, 2026
Cristnorik dan Rima Shofika, Duta Wisata yang Akan Kenalkan Potensi Kota Kediri

Cristnorik dan Rima Shofika, Duta Wisata yang Akan Kenalkan Potensi Kota Kediri

Agustus 23, 2026
Parade Cikar 2026 Meriah, Rawat Tradisi dan Perkuat Potensi Peternakan di Kabupaten Kediri

Parade Cikar 2026 Meriah, Rawat Tradisi dan Perkuat Potensi Peternakan di Kabupaten Kediri

Agustus 22, 2026
Turnamen Tenis Wali Kota Kediri Cup 2026 Dorong Sport Tourism

Turnamen Tenis Wali Kota Kediri Cup 2026 Dorong Sport Tourism

Agustus 22, 2026
BERITA KEDIRI

© Berita Kediri Referensi Kediri Raya.

© www.beritakediri.com - Referensi Kediri Raya

BeritaKediri.com

  • BERITA KEDIRI – Referensi Kediri Raya
  • Indeks
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
BERITA KEDIRI

No Result
View All Result
  • DEPAN
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • KRIMINAL
  • UNIK
  • FOTO
  • POLISI
  • HOBI
  • IKASMADA
  • ADVERTORIAL

© Berita Kediri Referensi Kediri Raya.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In