Kediri – Pemerintah Kabupaten Kediri menggelar doa bersama lintas agama sebagai bentuk harapan agar pemulihan pasca-kerusuhan dapat segera terwujud. Doa diikuti oleh Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana, jajaran Forkopimda, kepala OPD, ojek online dan mahasiswa.
Kegiatan berlangsung di halaman Pemkab Kediri Senin (1/9), yang sebelumnya terdampak parah akibat aksi anarkis. Gedung utama yang biasa digunakan untuk rapat terbatas hangus terbakar, bangunan dewan di sisi barat juga habis dilahap api, sementara 18 ruang kerja kepala dinas beserta isinya hangus terbakar. Sejumlah aset, seperti komputer dan alat tulis habis dijarah.
“Harapan kami, pemulihan bukan hanya pada bangunan fisik, tetapi juga semangatnya,” ujar Bupati Dhito dalam kegiatan tersebut.
Doa bersama diikuti perwakilan dari berbagai agama, mulai Katolik, Hindu, Kristen, hingga Islam. Kehadiran lintas agama ini mencerminkan kebersamaan seluruh elemen masyarakat Kediri dalam menjaga persatuan dan menguatkan kembali kondisi sosial pasca-kerusuhan.kin/mg










