Kediri – Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan, dan Pertamanan (DLHKP) Kota Kediri melakukan pemeriksaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yakni di Ngampel dan Dermo. Pemeriksaan ini bertujuan memastikan pengelolaan limbah cair dan padat sesuai standar lingkungan.
Kabid Penataan dan Penaatan Lingkungan Hidup DLHKP Kota Kediri, Hari Sariyono, menjelaskan bahwa timnya bertugas mendampingi pusat dalam memeriksa kondisi IPAL di lapangan. “Kewenangan utama memang ada di pusat karena ini proyek strategis nasional (PSN). Kami di daerah membantu melakukan pengecekan dan melaporkan hasilnya,” terangnya, Kamis (6/11).
Dalam pemeriksaan yang dilakukan selama tiga hari ini, DLHKP mencatat beberapa hal penting terkait pengelolaan lingkungan di SPPG. “Dari hasil pantauan, masih ada yang belum memisahkan sampah sesuai jenisnya. Padahal itu penting supaya pengelolaan sampah bisa lebih mudah dan efisien,” ujar Hari.
Pihaknya juga mendorong penerapan sistem pemilahan warna pada wadah sampah, yaitu hitam untuk sampah organik, kuning untuk anorganik seperti plastik, dan merah untuk kertas. Dengan sistem itu, pengelolaan dan daur ulang sampah diharapkan berjalan lebih optimal.
Selain sampah, pengelolaan minyak bekas juga menjadi sorotan. DLHKP meminta setiap SPPG memiliki kontrak kerja sama resmi dengan pihak pengambil minyak bekas agar pemanfaatannya jelas dan tidak disalahgunakan. “Kami sarankan untuk bekerja sama dengan Bank Sampah Kota Kediri karena pengelolaannya terpantau dan aman,” imbuhnya.
Terkait IPAL, sebagian besar SPPG sudah memiliki sistem pengolahan, namun beberapa masih belum memenuhi baku mutu. “Seperti di SPPG Ngampel, sudah ada tiga bak bulat berdiameter satu meter, tapi dasar baknya masih berupa resapan. Itu tidak diperbolehkan. Harus ada sistem pengolahan yang benar sebelum air buangan dibuang ke sungai,” tegas Hari.
Tim juga menemukan banyak sampah dan sisa makanan masuk ke saluran IPAL, yang dapat menghambat proses pengolahan. Karena itu, DLHKP mengimbau setiap pengelola SPPG memasang saringan di saluran keluaran bak IPAL dan membersihkannya setiap hari.
“Food waste seperti potongan sayur, kulit, atau sisa minyak harus dipisahkan sejak awal. Sisa minyak sebaiknya dilap dengan tisu sebelum dicuci, karena kalau masuk ke IPAL bisa mengganggu prosesnya,” pungkasnya. kin/mg









