Kediri – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Kediri menyiapkan fasilitas Bus Satria bagi masyarakat yang ingin mengikuti kegiatan “Mecel Bareng Mbak Wali” dalam rangka perayaan malam tahun baru di Jalan Stasiun, Kota Kediri. Fasilitas ini disiapkan sebagai upaya memberikan kenyamanan sekaligus mengurangi kepadatan lalu lintas.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Kediri, Arief Cholisudin, mengatakan bahwa penyediaan bus bertujuan agar warga tidak perlu datang secara mandiri menggunakan sepeda motor atau kendaraan pribadi.
“Tujuannya kita memfasilitasi warga yang ingin menikmati Jalan Stasiun yang baru dengan tajuk kegiatan Mecel Bareng Mbak Wali. Kita siapkan bus agar warga tidak mengurangi arus lalu lintas. Harapan kami, warga tidak perlu menggunakan motor dan bisa lebih aman,” ujar Arief pada Senin (29/12).
Dishub Kota Kediri menyiapkan tiga unit Bus Satria, masing-masing dengan kapasitas sekitar 26 penumpang. Warga yang ingin menggunakan fasilitas ini diwajibkan mendaftar terlebih dahulu, mengingat kapasitas bus yang terbatas.
Skema keberangkatan dilakukan dengan sistem titik kumpul, bukan penjemputan di rumah warga. Pada jam yang telah disepakati, peserta akan berkumpul di titik tersebut, kemudian diantar menuju Jalan Stasiun. Setelah acara selesai, bus akan kembali menjemput peserta di titik yang sama untuk diantar pulang.
“Sekali berangkat dan sekali pulang. Tidak bolak-balik agar tidak menambah kemacetan dan juga demi keselamatan,” jelasnya.
Adapun titik kumpul Bus Satria berada di tiga lokasi yang mewakili tiga kecamatan dan diprioritaskan untuk wilayah yang relatif jauh dari pusat kota, yakni Kelurahan Dermo, SPBU Blabak dan Kelurahan Bawang Barat.
Menurut Arief, pemilihan titik tersebut bertujuan agar warga yang tinggal di wilayah pinggiran tetap terfasilitasi.
“Kita ambil dari wilayah yang agak pelosok, yang paling jauh dari pusat kota. Harapannya semua bisa terwadahi. Untuk warga yang dekat, kami yakin bisa berjalan kaki atau memilih moda lain,” katanya.
Namun demikian, Dishub tetap membuka kemungkinan penambahan atau penyesuaian titik kumpul berdasarkan hasil pendaftaran warga, selama masih berada di jalur yang telah direncanakan.
“Kalau ada warga dari wilayah tertentu dan memungkinkan untuk berhenti di titik lain yang searah, bisa kita pertimbangkan. Tapi tetap harus berkumpul di satu titik, tidak bisa satu-satu,” pungkas Arief.
Dengan adanya fasilitas Bus Satria ini, Dishub Kota Kediri berharap perayaan malam tahun baru di Jalan Stasiun dapat berlangsung aman, tertib, dan nyaman, sekaligus mendukung kelancaran lalu lintas di pusat kota. kin/mg










