Kediri – Dinas Sosial Kota Kediri menargetkan sekitar 1.100 calon siswa untuk program Sekolah Rakyat (SR) yang mulai dibuka tahun ajaran 2026. Program tersebut diprioritaskan bagi warga miskin dan miskin ekstrem kategori desil 1 dan 2.
Kabid Linjamsos Dinsos Kota Kediri Widyapurna Nur Huda mengatakan data calon siswa diperoleh dari Kementerian Sosial dan telah melalui proses pemadanan.
“Awalnya kami mendapatkan data sekitar 11 ribu, tetapi setelah cleaning dan pemadanan ada potensi sekitar 1.100 siswa usia 7 sampai 18 tahun yang bisa dijangkau untuk Sekolah Rakyat,” ujarnya Senin (25/5).
Pada tahun ajaran pertama, Sekolah Rakyat Kota Kediri akan membuka jenjang SD, SMP, dan SMA dengan total kuota 270 siswa. Masing-masing jenjang diisi 90 siswa.
Namun, proses penjaringan siswa SD disebut menjadi tantangan tersendiri karena banyak orang tua belum siap melepas anak tinggal di asrama.
“Kalau SMP dan SMA tidak terlalu kendala. Tetapi untuk SD memang cukup sulit karena usia anak masih kecil dan orang tua belum tega menitipkan anaknya,” katanya.
Widyapurna memastikan seluruh kebutuhan siswa nantinya ditanggung negara, mulai pendidikan, makan hingga fasilitas asrama.
“Sekolah ini gratis keseluruhan. Pendidikan, kebutuhan makan, fasilitas semuanya dicukupi oleh negara sampai lulus,” pungkasnya.kin/mg
There is no ads to display, Please add some










