BERITA KEDIRI
  • DEPAN
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • KRIMINAL
  • UNIK
  • FOTO
  • POLISI
  • HOBI
  • IKASMADA
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
  • DEPAN
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • KRIMINAL
  • UNIK
  • FOTO
  • POLISI
  • HOBI
  • IKASMADA
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
BERITA KEDIRI
No Result
View All Result
Home Peristiwa

Dinkes Kota Kediri Antisipasi DBD di Musim Hujan dengan Fogging dan Edukasi Warga

redaksi by redaksi
November 13, 2025
in Peristiwa
0
Dinkes Kota Kediri Antisipasi DBD di Musim Hujan dengan Fogging dan Edukasi Warga

Kediri – Memasuki musim penghujan, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kediri mulai melakukan langkah antisipatif untuk menekan potensi peningkatan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD). Meski tren kasus DBD masih tergolong rendah di awal November dengan satu kasus tercatat, Dinkes tetap waspada karena periode ini biasanya menjadi awal peningkatan populasi nyamuk.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Kediri, Hendik Suprianto, menjelaskan bahwa pihaknya melakukan fogging di sejumlah titik yang terpantau memiliki populasi nyamuk cukup tinggi. Salah satu lokasi yang dilakukan pengasapan adalah area dengan aktivitas masyarakat yang padat yakni Hutan Joyoboyo.

“Fogging ini sifatnya hanya membunuh nyamuk dewasa secara sesaat. Yang paling penting adalah kesadaran masyarakat menjaga kebersihan lingkungan, terutama agar tidak ada air yang menggenang,” terang Hendik.

Menurutnya, banyak tempat sampah yang tidak ditutup dan menyebabkan air hujan menggenang menjadi salah satu penyebab berkembang biaknya nyamuk Aedes aegypti. Karena itu, petugas juga memberikan edukasi langsung kepada masyarakat untuk membersihkan lingkungan dan menutup wadah penampungan air.

Selain fogging, Dinkes juga menyiapkan langkah pencegahan melalui surat edaran kepada seluruh lurah agar kader kesehatan aktif melakukan pemeriksaan jentik nyamuk di rumah-rumah warga.

“Selain kader jumantik, kami juga melakukan penyelidikan epidemiologi di lokasi jika ditemukan penderita DBD. Kalau memang terbukti ada kasus, kita langsung lakukan PSN (Pemberantasan Sarang Nyamuk) dan fogging lanjutan,” tambahnya.

Sepanjang tahun ini, tercatat 153 kasus DBD di Kota Kediri. Meski angka tersebut relatif terkendali, Dinkes tetap mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama di masa peralihan cuaca.

“Yang paling penting adalah tanggung jawab masyarakat terhadap rumah dan lingkungannya masing-masing. Kalau tidak ada air tergenang, maka tidak ada tempat nyamuk berkembang biak,” tegas Hendik.kin/mg


There is no ads to display, Please add some
Tags: DinkesDinkes Kota Kediri
Advertisement Banner
redaksi

redaksi

Search By Date

Recommended

Pokja PUG Kota Kediri Direvitalisasi Berikut Tujuannya

2 tahun ago
Nekat Jual Serbuk Mercon Secara Online, Warga Mojoroto Dibekuk

Nekat Jual Serbuk Mercon Secara Online, Warga Mojoroto Dibekuk

1 tahun ago

Don't Miss

Hadapi El Nino, Bulog Kediri Pastikan Stok Beras Aman Untuk 14 Bulan

Hadapi El Nino, Bulog Kediri Pastikan Stok Beras Aman Untuk 14 Bulan

April 11, 2026
Satlantas Kota Kediri Ajukan 6 Titik ETLE Baru, Dinilai Efektif Tekan Pelanggaran

Satlantas Kota Kediri Ajukan 6 Titik ETLE Baru, Dinilai Efektif Tekan Pelanggaran

April 11, 2026
Perkuat Inovasi dan Branding Organisasi, Kartar Kota Kediri Didorong Lakukan Langkah Berikut

Perkuat Inovasi dan Branding Organisasi, Kartar Kota Kediri Didorong Lakukan Langkah Berikut

April 11, 2026
Kopinang Ajak Pengunjung Bawa Tumbler, Kurangi Sampah Plastik di Setiap Event

Kopinang Ajak Pengunjung Bawa Tumbler, Kurangi Sampah Plastik di Setiap Event

April 11, 2026

BERITA KEDIRI

© Berita Kediri Referensi Kediri Raya.

© www.beritakediri.com - Referensi Kediri Raya

BeritaKediri.com

  • BERITA KEDIRI – Referensi Kediri Raya
  • Indeks
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
BERITA KEDIRI

No Result
View All Result
  • DEPAN
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • KRIMINAL
  • UNIK
  • FOTO
  • POLISI
  • HOBI
  • IKASMADA
  • ADVERTORIAL

© Berita Kediri Referensi Kediri Raya.