Kediri – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Kediri telah menyiapkan rekayasa lalu lintas dan kantong-kantong parkir menjelang pelaksanaan Dhoho Night Carnival (DNC) 2025. Kepala Dishub Kota Kediri, Arief Cholisudin, menjelaskan bahwa mulai pukul 15.00 WIB, akan dilakukan penyesuaian di sejumlah ruas jalan utama yang menjadi jalur karnaval mulai Jl. Panglima Sudirman sampai Jl. Dhoho Kota Kediri dan finish di Balaikota Kediri.
“Mulai jam tiga sore kita akan lakukan penyesuaian di simpul-simpul yang di lalui, mulai dari Alun-alun sampai Balai Kota. Artinya, kita mulai penutupan bertahap. Kalau masih ada aktivitas toko seperti Ramayana atau yang lain, nanti kita bantu untuk penyesuaiannya,” ujarnya Kamis (13/11).
Menurut Arief, masyarakat diimbau mengurangi aktivitas di sepanjang jalur utama DNC karena penutupan total akan dimulai sekitar pukul 17.00–18.00 WIB.
“Rute dari DNC itu nanti tutup total sekitar jam lima. Jadi masyarakat diharap sudah tidak melintas di jalur tersebut,” tambahnya.
Dishub juga telah menyiapkan skema pengalihan arus. Kendaraan dari arah selatan yang melintasi Alun-alun akan diarahkan ke barat, sementara Jalan Brigjen Katamso tetap diberlakukan satu jalur seperti biasa.
“Di sisi utara nanti akan digunakan sebagai area persiapan mobil hias,” jelasnya.
Arief menegaskan bahwa Jalan Doho akan steril mulai dari kawasan Sri Ratu atau Kediri Mall lalu ditutup di pertigaan Jl. Panglima Polim.
“Namun untuk tamu hotel seperti Grand Surya dan pegawai PT KAI, masih bisa masuk dengan menunjukkan bukti reservasi atau kartu identitas terkait,” terangnya.
Sementara itu, jalur di sekitar Balai Kota yakni Jalan Basuki Rahmat akan ditutup penuh, dan iring-iringan karnaval akan berakhir di Jalan Hasanudin.
Terkait kantong parkir dan tarifnya, Dishub bekerja sama dengan para lurah dan karang taruna untuk menyiapkan kantong-kantong parkir di jalan-jalan arteri dan jalan masuk lingkungan.
“Kami persilakan warga atau karang taruna membuka parkir di jalan-jalan masuk tersebut. Tapi penataannya harus di satu sisi agar tidak menghambat arus dan memudahkan kalau ada keadaan darurat,” jelas Arief.
Pihaknya juga telah memberikan imbauan agar tarif parkir tidak memberatkan masyarakat.
“Kami sudah koordinasi dengan Pak Lurah, kami imbau harga parkir tetap sesuai ketentuan. Untuk motor Rp2.000 dan mobil Rp5.000,” pungkasnya. kin/mg
There is no ads to display, Please add some









