Kediri – Pemerintah terus mematangkan langkah agar Bandara Dhoho Kediri segera beroperasi sebagai bandara internasional. Wakil Ketua Komisi D DPRD Jawa Timur, Khusnul Arif, menjelaskan bahwa proses pengajuan rekomendasi dan dukungan lintas kementerian tengah berjalan.
“Gubernur Jawa Timur telah berkirim surat permohonan rekomendasi atau dukungan kepada sejumlah kementerian dan lembaga, antara lain Kementerian Pertahanan, Kementerian Kesehatan, Kementerian Keuangan, Direktorat Jenderal Imigrasi dan Permasyarakatan, serta Badan Karantina Indonesia,” ujarnya pada Jumat (10/10).
Ia menyebut, proses pemberian rekomendasi dan penyiapan prasarana internasional diberi waktu enam bulan sejak penetapan Bandara Dhoho sebagai bandara internasional melalui Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 37 Tahun 2025, tertanggal 8 Agustus 2025.
Selain itu, Khusnul Arif menyampaikan kabar menggembirakan untuk penerbangan domestik. Menurutnya, Lion Group melalui maskapai Superjet kini tengah memproses rekomendasi slot dan izin rute penerbangan Kediri–Cengkareng. “Secara prasarana, Bandara Dhoho sudah siap beroperasi. Semoga rute ini segera terealisasi sehingga penerbangan domestik dapat kembali berjalan,” ungkapnya.
Sementara untuk mendukung layanan penerbangan internasional, termasuk penerbangan umrah, pihak Surya Dhoho International Airport (SDHI) bersama PT Angkasa Pura Indonesia kini tengah mempersiapkan kelengkapan administratif yang menjadi syarat bandara internasional.
“Persiapan administrasi meliputi pembaruan Aerodrome Manual, Airport Security Program, serta Airport Emergency Plan sebagai standar layanan bandara internasional,” jelas Mas Pipin sapaan akrabnya.
Kabar tersebut juga dibenarkan Sekretaris Daerah Kabupaten Kediri, Solikin. “Pemkab Kediri saat ini fokus pada kesiapan penerbangan internasional terlebih dahulu kesiapannya semua stakeholder sudah siap,” pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan, baru sekitar setahun beroperasi, Bandara Dhoho Kediri kini tidak lagi melayani penerbangan komersial. Penghentian layanan oleh maskapai Citilink rute Kediri–Cengkareng dilakukan karena minimnya okupansi penumpang. Langkah ini kini menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk mengoptimalkan Bandara Dhoho agar berfungsi maksimal sebagai bandara internasional di wilayah selatan Jawa Timur.
Dengan serangkaian langkah tersebut, pemerintah daerah dan DPRD Jawa Timur optimistis Bandara Dhoho Kediri akan segera kembali beroperasi, baik untuk penerbangan domestik maupun internasional. kin/mg
There is no ads to display, Please add some








