BERITA KEDIRI
  • DEPAN
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • KRIMINAL
  • UNIK
  • FOTO
  • POLISI
  • HOBI
  • IKASMADA
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
  • DEPAN
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • KRIMINAL
  • UNIK
  • FOTO
  • POLISI
  • HOBI
  • IKASMADA
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
BERITA KEDIRI
No Result
View All Result
Home Peristiwa

ANRI Lacak Arsip Kolonial di Gereja Merah Kota Kediri, Temukan Kitab Injil Tahun 1867

redaksi by redaksi
Mei 19, 2026
in Peristiwa
0
ANRI Lacak Arsip Kolonial di Gereja Merah Kota Kediri, Temukan Kitab Injil Tahun 1867

Kediri – Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) melakukan penelusuran arsip-arsip peninggalan era kolonial Belanda di wilayah Kota Kediri. Salah satu lokasi yang dikunjungi ialah Gereja Merah atau GPIB Immanuel Kota Kediri pada Selasa (19/5).

Menurut Farandika Daneswara perwakilan ANRI, dalam penelusuran tersebut ditemukan sebuah kitab Injil kuno yang diperkirakan berasal dari tahun 1867. Kitab tersebut dinilai memiliki nilai sejarah tinggi dan menjadi salah satu dokumen tertua yang masih tersimpan di Kota Kediri.

“Saya di sini dalam rangka melacak arsip-arsip era kolonial Belanda yang masih disimpan di beberapa lokasi di sekitar Kediri. Salah satunya di Gereja Merah atau GPIB Immanuel,” ujar Farandika.

Menurutnya, kondisi kitab kuno tersebut masih cukup baik meski beberapa bagian mulai mengalami kerusakan dan membutuhkan penanganan khusus.

“Kalau menurut saya kondisinya masih terbilang bagus, cuma ada beberapa halaman yang perlu restorasi karena ada yang sobek dan dikhawatirkan lapuk sehingga tulisannya hilang,” katanya.

Farandika mengaku belum bisa memastikan apakah kitab tersebut menjadi yang tertua di Jawa Timur karena masih perlu penelusuran lebih lanjut di sejumlah gereja lainnya. Namun, ia menilai kitab itu dapat dikategorikan sebagai salah satu arsip tertua yang dimiliki Kota Kediri.

“Setidaknya ini bisa divalidasi sebagai salah satu kitab tertua di Kota Kediri. Karena tahun 1867 itu wilayah administrasi juga belum seperti sekarang,” jelasnya.

Ia menilai arsip sejarah seperti kitab Injil kuno tersebut sangat berharga dan perlu mendapat perhatian serius, baik dari pihak gereja maupun pemerintah.

“Semua dokumen sejarah pasti berharga. Yang penting bagaimana kita menjaganya dan mempelajari nilai-nilai dari masa lalu untuk kehidupan masa kini dan masa depan,” pungkasnya.kin/mg


There is no ads to display, Please add some
Advertisement Banner
redaksi

redaksi

Search By Date

Recommended

Curah Hujan Tinggi Sebabkan Banjir, 142 Warga Gayam Terdampak Genangan

Operasi Zebra Semeru 2025 Dimulai, Polres Kediri Kota Fokus Tekan Pelanggaran Lalu Lintas

8 bulan ago
OJK Perkuat Literasi dan Inklusi Modal Syariah di Kalangan Generasi Muda

OJK Perkuat Literasi dan Inklusi Modal Syariah di Kalangan Generasi Muda

23 jam ago

Don't Miss

OJK Perkuat Literasi dan Inklusi Modal Syariah di Kalangan Generasi Muda

OJK Perkuat Literasi dan Inklusi Modal Syariah di Kalangan Generasi Muda

Juli 6, 2026
Petani Tewas Saat Bakar Lahan Tebu di Mojo Kediri

Petani Tewas Saat Bakar Lahan Tebu di Mojo Kediri

Juli 6, 2026
Jalan PB Sudirman Kediri Sementara Tanpa PJU, Dishub Minta Pengendara Tingkatkan Kewaspadaan

Jalan PB Sudirman Kediri Sementara Tanpa PJU, Dishub Minta Pengendara Tingkatkan Kewaspadaan

Juli 6, 2026
Begini Kronologi Laka Beruntun Palisade Tewaskan Mahasiswi di Kota Kediri

Begini Kronologi Laka Beruntun Palisade Tewaskan Mahasiswi di Kota Kediri

Juli 6, 2026

BERITA KEDIRI

© Berita Kediri Referensi Kediri Raya.

© www.beritakediri.com - Referensi Kediri Raya

BeritaKediri.com

  • BERITA KEDIRI – Referensi Kediri Raya
  • Indeks
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
BERITA KEDIRI

No Result
View All Result
  • DEPAN
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • KRIMINAL
  • UNIK
  • FOTO
  • POLISI
  • HOBI
  • IKASMADA
  • ADVERTORIAL

© Berita Kediri Referensi Kediri Raya.