Kediri – Pengurus Muaythai Kota Kediri menyatakan komitmennya untuk merangkul seluruh potensi bela diri yang ada di Kota Kediri. Hal tersebut disampaikan Ketua Muaythai Kota Kediri, Akson Nul Huda, usai Musyawarah Kota Pengurus Muaythai Indonesia cabang Kota Kediri, menindaklanjuti arahan Ketua Umum Pengprov Muaythai Indonesia Jawa Timur, Baso Juherman.
Akson menegaskan, salah satu tugas utama pengurus baru adalah membangun sinergi dengan berbagai kamp dan komunitas bela diri yang selama ini berkembang di Kota Kediri. Menurutnya, banyak potensi atlet lahir dari akar rumput yang perlu dirangkul dan dibina secara berkelanjutan.
“Sebagaimana arahan Ketua Umum Pengprov Jawa Timur, kami ditugaskan untuk merangkul kamp-kamp yang ada di Kota Kediri. Banyak potensi lahir dari bawah, termasuk dari kawan-kawan pencak dor yang juga memiliki kemampuan luar biasa dan bisa kita kembangkan,” ujar Akson pada Sabtu (17/1).
Ia menilai, langkah tersebut menjadi instrumen penting bagi kepengurusan baru untuk merajut hubungan yang lebih erat dengan komunitas bela diri, sekaligus membuka jalan lahirnya atlet-atlet berprestasi di cabang Muaythai.
Dalam waktu dekat, Muaythai Kota Kediri juga akan mengawal atlet-atlet muda yang akan berlaga pada kejuaraan di Surabaya pada 23 Januari mendatang. Meski tak ingin muluk-muluk, Akson berharap para atlet dapat meraih hasil terbaik.
“Kami akan mengawal adik-adik atlet kita. Semoga bisa meraih prestasi, minimal perak, tapi tentu target kami emas,” imbuhnya.
Akson menilai Muaythai kini semakin diminati, terutama di kalangan generasi muda dan Gen Z. Hal ini menjadi peluang besar untuk mengembangkan Muaythai di Kota Kediri sekaligus mencetak atlet berprestasi di masa depan.
“Beberapa tahun terakhir Muaythai cukup seksi dan digemari anak-anak muda. Ini peluang besar bagi kita untuk melahirkan atlet-atlet baru. Kami optimis Muaythai bisa berkembang pesat di Kediri,” jelasnya.
Terkait minimnya event kejuaraan di Kota Kediri dalam beberapa waktu terakhir, Akson menyebut hal tersebut menjadi pekerjaan rumah pengurus. Ia memastikan pihaknya siap berkoordinasi dengan berbagai stakeholder, termasuk Pemerintah Kota Kediri.
“Dalam waktu dekat kami akan meminta petunjuk dan berkoordinasi dengan Mbak Wali Kota. Kami siap menyelenggarakan event-event Muaythai di Kota Kediri,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Umum Pengprov Muaythai Indonesia Jawa Timur, Baso Juherman, menyampaikan harapannya agar kepengurusan baru Muaythai Kota Kediri mampu menciptakan atlet-atlet potensial melalui pembinaan yang inklusif.
“Kunci menciptakan atlet di tingkat kota adalah dengan merangkul kamp yang bertebaran di Kota Kediri. Apalagi ada event-event seperti pencak dor yang menjadi wadah berkumpulnya banyak pesilat. Itu semua adalah materi atlet yang sangat bagus,” kata Baso.
Ia juga menekankan pentingnya memperbanyak event dan seleksi agar talenta-talenta Muaythai di Kota Kediri dapat terjaring secara maksimal. Dengan dukungan KONI Kota Kediri dan pelatih-pelatih berpengalaman, Baso optimistis Muaythai Kediri akan mampu bersaing di level yang lebih tinggi.
“Saya yakin dengan banyak event dan seleksi, akan muncul talenta-talenta Muaythai terbaik dari Kota Kediri,” pungkasnya. kin/mg
There is no ads to display, Please add some










