• BERITA KEDIRI – Referensi Kediri Raya
  • Indeks
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
Rabu, Agustus 26, 2026
  • Login
BERITA KEDIRI
  • DEPAN
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • KRIMINAL
  • UNIK
  • FOTO
  • POLISI
  • HOBI
  • IKASMADA
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
  • DEPAN
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • KRIMINAL
  • UNIK
  • FOTO
  • POLISI
  • HOBI
  • IKASMADA
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
BERITA KEDIRI
No Result
View All Result
Home Peristiwa

Gereja Merah Kota Kediri, Bangunan Bersejarah Berusia 121 Tahun yang Masih Kokoh

redaksi by redaksi
Desember 16, 2025
in Peristiwa
0
Gereja Merah Kota Kediri, Bangunan Bersejarah Berusia 121 Tahun yang Masih Kokoh

Kediri – GPIB Immanuel Kediri atau yang lebih dikenal masyarakat dengan sebutan Gereja Merah, menjadi salah satu bangunan bersejarah yang hingga kini masih kokoh berdiri dan aktif digunakan sebagai tempat ibadah. Gereja berusia 121 tahun ini menyimpan jejak sejarah panjang sejak masa kolonial Belanda.

Juru Pelihara GPIB Immanuel Kediri, Hendrik Lorenz, mengungkapkan bahwa keterbatasan arsip menjadi tantangan dalam menelusuri sejarah awal pembangunan gereja tersebut. Namun, satu fakta penting yang masih tercatat adalah peletakan batu pertama pada 21 Desember 1904.

“Peletakan batu pertama dilakukan oleh Pendeta J.A Broers, pendeta pertama yang melayani di Kediri,” jelas Hendrik.

Pendeta Broers merupakan pendeta asal Belanda yang pertama kali melayani jemaat Protestan di Kediri. Menurut Hendrik, pembangunan gereja dikerjakan oleh J. V. D Dungen Gronovius yang berperan sebagai pelaksana pada masa itu.

Meski tidak ditemukan arsip teknis seperti gambar bangunan atau catatan detail proses konstruksi, pembangunan gereja diperkirakan berlangsung selama dua hingga tiga tahun. Latar belakang pendirian gereja bermula ketika Pendeta Broers meminta izin kepada Residen Kediri kala itu untuk memanfaatkan lahan kosong sebagai tempat ibadah.

Gereja ini kemudian menjadi pusat ibadah jemaat Protestan di Kediri, yang mayoritas terdiri dari tentara, pejabat kolonial, serta warga Eropa dari berbagai negara seperti Belanda dan Belgia. Keberadaan pabrik-pabrik gula dan industri lainnya di Kediri turut mendorong keberagaman jemaat gereja tersebut.

Secara arsitektur, Gereja Merah mengusung gaya neogotik khas Eropa, yang tampak dari bentuk bangunan, jendela-jendela tinggi, serta balkon kayu di bagian dalam gereja yang masih asli hingga kini.

“Bangunan ini murni dari susunan batu bata merah tanpa rangka besi. Semua ditumpuk menggunakan pasir dan kapur seperti konstruksi zaman dulu,” terangnya.

Julukan “Gereja Merah” sendiri baru populer pada sekitar tahun 2014, pasca erupsi Gunung Kelud. Saat itu, bagian depan gereja terbuka akibat runtuhan material vulkanik, sehingga warna merah bata bangunan tampak jelas dan menarik perhatian pelajar serta masyarakat yang berkunjung.

Warna merah pada gereja bukan sekadar estetika, namun memiliki fungsi untuk menyamarkan lumut serta menegaskan identitas bangunan yang sepenuhnya terbuat dari bata merah.

Hingga kini, Gereja Merah masih dirawat secara manual oleh jemaat. Perawatan dilakukan rutin, termasuk perbaikan jendela kaca patri yang sebagian sudah diganti akibat kerusakan. Sementara itu, balkon kayu, pintu utama, serta sebagian besar struktur bangunan masih asli.

Gereja Merah telah ditetapkan sebagai Cagar Budaya, dengan status peringkat provinsi. Meski berusia lebih dari satu abad dan sempat terdampak erupsi Gunung Kelud, bangunan ini dinilai masih kokoh dan aman digunakan.

“Kami berharap masyarakat Kediri ikut menjaga dan melestarikan bangunan bersejarah ini. Gereja Merah bukan hanya milik jemaat, tetapi juga bagian dari identitas dan sejarah Kota Kediri,” pungkas Hendrik.kin/mg


There is no ads to display, Please add some
Advertisement Banner
redaksi

redaksi

Search By Date

Recommended

Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Semeru 2026, Mbak Wali Pastikan Pengamanan Idulfitri

Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Semeru 2026, Mbak Wali Pastikan Pengamanan Idulfitri

6 bulan ago
Bazar Pangan Ramadan BI Kediri, Mbak Wali: Jaga Stabilitas Harga dan Ketersediaan Bahan Pokok

Bazar Pangan Ramadan BI Kediri, Mbak Wali: Jaga Stabilitas Harga dan Ketersediaan Bahan Pokok

6 bulan ago

Don't Miss

Panggung Hiburan di Papar Diwarnai Cek Cok, Satu Warga Meninggal

Panggung Hiburan di Papar Diwarnai Cek Cok, Satu Warga Meninggal

Agustus 26, 2026
Lomba Baris Berbaris SD, Wali Kota Kediri Tekankan Disiplin dan Kekompakan

Lomba Baris Berbaris SD, Wali Kota Kediri Tekankan Disiplin dan Kekompakan

Agustus 26, 2026
Ratusan Warga Kediri Terdampak Perubahan Desil, Dinsos Siapkan Usulan Ulang ke Kemensos

Ratusan Warga Kediri Terdampak Perubahan Desil, Dinsos Siapkan Usulan Ulang ke Kemensos

Agustus 26, 2026
Gudang Rosok di Banjaran Kediri Terbakar, Diduga Dibakar ODGJ

Gudang Rosok di Banjaran Kediri Terbakar, Diduga Dibakar ODGJ

Agustus 26, 2026
BERITA KEDIRI

© Berita Kediri Referensi Kediri Raya.

© www.beritakediri.com - Referensi Kediri Raya

BeritaKediri.com

  • BERITA KEDIRI – Referensi Kediri Raya
  • Indeks
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
BERITA KEDIRI

No Result
View All Result
  • DEPAN
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • KRIMINAL
  • UNIK
  • FOTO
  • POLISI
  • HOBI
  • IKASMADA
  • ADVERTORIAL

© Berita Kediri Referensi Kediri Raya.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In