Kediri – Pemerintah Kota Kediri melalui Dinas Kesehatan terus menggencarkan upaya pencegahan dan pengendalian penyakit Tuberkulosis (TBC). Salah satunya dengan kegiatan sosialisasi Temukan, Obati Sampai Sembuh (TOSS) TBC yang digelar di area Car Free Day (CFD) Jalan Dhoho, Minggu (9/11).
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari himbauan Kementerian Kesehatan yang dilaksanakan serentak di Indonesia. Melalui momentum CFD yang ramai dikunjungi masyarakat, Dinkes Kota Kediri mengajak warga untuk lebih peduli terhadap deteksi dini TBC dan pentingnya pengobatan sampai tuntas.
“Setiap tahun rata-rata kita menemukan sekitar 1.800 kasus TBC baru. Namun sekitar 50 persen di antaranya berasal dari luar wilayah Kota Kediri, karena banyak warga Kabupaten Kediri yang bekerja atau beraktivitas di kota,” terang Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Kediri Hendik Supriyanto.
Hendik menjelaskan, kegiatan TOSS TBC di CFD kali ini juga dibarengi dengan layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG). Dalam layanan tersebut, masyarakat bisa melakukan pemeriksaan berat badan, tinggi badan, tekanan darah, kadar gula darah, hingga kolesterol. Selain itu, tim Dinkes juga melakukan skrining penyakit tidak menular dan skrining TBC.
“Dengan kegiatan seperti ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk deteksi dini. Jangan tunggu sakit baru periksa. Karena kalau diketahui sejak awal, pengobatannya lebih mudah dan peluang sembuhnya lebih besar,” ujar Hendik.
Ia menegaskan, seluruh layanan dalam kegiatan ini diberikan secara gratis. Bagi masyarakat yang belum sempat mengikuti CKG di CFD, Dinkes juga menyediakan layanan serupa di seluruh puskesmas di Kota Kediri.
Terkait gejala TBC, Hendik mengimbau agar masyarakat waspada terhadap tanda-tanda awal seperti batuk lebih dari dua minggu, berat badan menurun, nafsu makan berkurang, dan keringat malam yang berlebihan. Jika mengalami gejala tersebut, masyarakat diminta segera memeriksakan diri ke puskesmas terdekat.
“Pengobatan TBC harus dilakukan secara tuntas selama enam bulan. Dua bulan pertama biasanya gejala mulai membaik, tapi jangan berhenti minum obat. Kalau tidak tuntas, bisa muncul TBC kebal obat yang jauh lebih sulit disembuhkan,” tegasnya.
Melalui kegiatan TOSS TBC ini, Pemerintah Kota Kediri berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini dan kepatuhan pengobatan semakin meningkat, sehingga penularan TBC dapat ditekan.kin/mg
There is no ads to display, Please add some









