Kediri – Pemerintah Kota Kediri melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kediri bergerak cepat menyalurkan bantuan kepada keluarga yang terdampak kebakaran rumah di Jalan Mauni Nomor 127A, Kelurahan Pesantren, Kota Kediri pada Rabu (5/8). Bantuan diberikan sebagai bentuk respons darurat Pemerintah Kota Kediri untuk meringankan beban korban.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Kediri, Joko Ariyanto, mengatakan setiap laporan kebakaran yang berdampak kepada masyarakat akan segera ditindaklanjuti. Setelah menerima laporan dari petugas pemadam kebakaran, BPBD langsung melakukan asesmen dan menyalurkan bantuan kepada korban.
“Begitu ada laporan kebakaran yang berdampak kepada masyarakat, kami langsung melakukan respons cepat. Melalui Pemerintah Kota Kediri, BPBD memberikan bantuan kepada keluarga yang terdampak agar kebutuhan dasar mereka dapat segera terpenuhi,” ujar Joko.
Bantuan yang disalurkan terdiri dari sekitar 60 item kebutuhan darurat. Di antaranya family kit, hygiene kit atau paket kebersihan, kasur lipat, perlengkapan dapur, makanan siap saji, serta berbagai bahan pangan seperti rendang ayam, kare ayam, kacang sate, bubur kacang hijau, dan biskuit.
Menurut Joko, bantuan tersebut disesuaikan dengan kebutuhan mendesak korban, terlebih rumah yang ditempati mengalami kerusakan akibat kebakaran sehingga penghuni membutuhkan perlengkapan dasar untuk sementara waktu.
“Tujuan kami sederhana, ketika ada masyarakat yang mengalami musibah, pemerintah harus hadir secepat mungkin. Kami ingin memastikan kebutuhan dasar korban dapat terpenuhi sambil menunggu proses penanganan selanjutnya,” katanya.
Selain menyalurkan bantuan, BPBD juga berkoordinasi dengan kelurahan dan kecamatan agar penanganan pascakebakaran berjalan optimal. Joko menilai peran perangkat wilayah sangat penting dalam menyampaikan informasi secara cepat sehingga bantuan dapat segera diberikan.
Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama yang dipicu oleh peralatan listrik rumah tangga.kin/mg
“Kami berharap kejadian ini menjadi pelajaran bagi semua masyarakat untuk lebih berhati-hati. Pastikan penggunaan peralatan listrik selalu aman agar risiko kebakaran bisa diminimalkan,” pungkasnya.
There is no ads to display, Please add some










