Kediri – Bagian kayu pada Jembatan Lama, salah satu bangunan cagar budaya di Kota Kediri, terbakar pada Selasa (30/6) dini hari. Beruntung, api berhasil dipadamkan sebelum merembet lebih luas sehingga kerusakan dapat diminimalkan.
Laporan kebakaran diterima petugas melalui layanan darurat 112 sekitar pukul 01.10 WIB. Dua unit mobil pemadam kebakaran langsung diterjunkan ke lokasi dan mulai melakukan penanganan pada pukul 01.20 WIB. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 02.20 WIB.
Kasatpol PP Kota Kediri, Paulus Luhur Budi P, mengatakan, bagian yang terbakar merupakan lantai kayu pada Jembatan Lama yang biasa dilalui pejalan kaki. Luas area yang terbakar sekitar 1,5 meter x 1 meter dengan estimasi kerugian material mencapai Rp2 juta.
“Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh puntung rokok yang dibuang sembarangan di area jembatan,” ujarnya.
Menindaklanjuti kejadian itu, Paulus menegaskan pihaknya akan memperketat pengawasan di kawasan Jembatan Lama setelah menerima surat penegasan dari dinas terkait selaku pengelola cagar budaya.
“Kami akan memiliki dasar untuk melakukan penertiban. Nantinya akan dipasang larangan agar Jembatan Lama tidak lagi digunakan untuk aktivitas nongkrong maupun kegiatan lainnya. Di atas jembatan tidak boleh ada aktivitas apa pun karena merupakan kawasan cagar budaya,” imbuhnya.
Ia menegaskan, larangan tersebut bukan untuk melarang pedagang, melainkan agar aktivitas perdagangan maupun berkumpul tidak dilakukan di atas jembatan yang merupakan aset bersejarah.
Paulus juga mengungkapkan, selain berpotensi memicu kebakaran, aktivitas nongkrong di kawasan jembatan sebelumnya juga pernah dikeluhkan karena memicu gangguan ketertiban, termasuk adanya laporan kehilangan sepeda motor.
Sementara itu, pihaknya mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap penggunaan api, terutama di kawasan cagar budaya yang banyak menggunakan material mudah terbakar.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak membuang puntung rokok sembarangan, tidak membakar sampah, maupun melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran. Apalagi saat ini angin cukup kencang sehingga api lebih mudah merambat,” pungkasnya. kin/mg
There is no ads to display, Please add some










