Kediri – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Kediri resmi mengajukan diri sebagai calon tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur XI Tahun 2029. Pengajuan tersebut disampaikan dalam Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) KONI Jawa Timur yang berlangsung di Surabaya, Rabu (24/6).
Ketua KONI Kota Kediri Eko Agus Koko mengatakan, kesiapan menjadi tuan rumah Porprov Jatim 2029 merupakan bagian dari pengembangan sport tourism yang selama ini menjadi salah satu program unggulan Pemerintah Kota Kediri.
“Muara dari sport tourism adalah Porprov Jatim, karena kita akan melihat bagaimana kota dipenuhi oleh atlet dan pelatih yang membela daerahnya masing-masing. Roda perekonomian akan berputar mulai dari sektor perhotelan, kuliner, transportasi, hingga destinasi wisata,” ungkap Koko Kamis (25/6).
Menurutnya, sebelum menyampaikan kesediaan menjadi tuan rumah di forum Rakerprov, KONI Kota Kediri terlebih dahulu meminta arahan dan izin kepada Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati terkait kelengkapan administrasi serta surat kesediaan menjadi tuan rumah.
Dalam forum tersebut, Wakil Ketua Umum I KONI Kota Kediri Deddy Setyawan Priambodo memaparkan berbagai kesiapan yang dimiliki Kota Kediri. Mulai dari ketersediaan dan kondisi venue olahraga, fasilitas hotel dan penginapan, layanan kesehatan, akses transportasi hingga potensi wisata yang dapat mendukung penyelenggaraan ajang olahraga terbesar tingkat provinsi tersebut.
“Setelah berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Kediri, kami menyatakan siap untuk menjadi tuan rumah Porprov Jatim 2029,” tegas Deddy di hadapan peserta Rakerprov.
Sementara itu, Humas KONI Kota Kediri Rino Hayyu Setyo menjelaskan, penjajakan untuk menjadi tuan rumah Porprov sebenarnya telah dimulai sejak Oktober 2025 saat muncul wacana peluang Kota Kediri menjadi penyelenggara Porprov Jatim XI.
Sebagai langkah awal, KONI Kota Kediri melakukan konsultasi dengan KONI Jawa Timur. Selanjutnya pada 30 Desember 2025, jajaran KONI Kota Kediri melakukan studi ke Kota Malang dan Kabupaten Malang yang sukses menjadi tuan rumah Porprov Jatim IX Tahun 2025.
“Sebenarnya sejak tahun lalu kami sudah melakukan penjajakan dengan KONI Jatim dan KONI Malang untuk berdiskusi mengenai banyak hal, mulai dari kesiapan venue hingga dampak ekonomi yang dihasilkan dari penyelenggaraan Porprov,” terang Rino.
Selain melakukan studi dan konsultasi, KONI Kota Kediri juga mendata seluruh venue olahraga dan fasilitas pendukung yang dimiliki daerah. Sejumlah Focus Group Discussion (FGD) turut digelar untuk menghimpun masukan dari berbagai pihak sekaligus menyelaraskan konsep penyelenggaraan Porprov dengan program Kediri City Tourism, khususnya pengembangan sport tourism.
“Akhirnya setelah melewati seluruh tahapan tersebut, KONI Kota Kediri mendapatkan restu dari Ibu Wali Kota untuk menyampaikan kesediaan menjadi tuan rumah Porprov Jatim 2029,” imbuhnya.
Dalam Rakerprov KONI Jawa Timur kali ini, terdapat tiga daerah yang secara resmi mengajukan diri sebagai calon tuan rumah Porprov Jatim XI Tahun 2029, yakni Kabupaten Jember, Kota Kediri, dan Kabupaten Kediri.
KONI Kota Kediri optimistis kesiapan infrastruktur olahraga, dukungan pemerintah daerah, serta pengalaman menggelar berbagai event olahraga regional maupun nasional menjadi modal kuat untuk menyukseskan Porprov Jatim XI Tahun 2029 apabila dipercaya sebagai tuan rumah.
Rino menambahkan, Porprov bukan hanya ajang pembinaan dan prestasi olahraga, tetapi juga menjadi kesempatan bagi Kota Kediri untuk memperkuat sektor pariwisata dan menggerakkan ekonomi masyarakat. “Kami berharap Kota Kediri dapat memperoleh kepercayaan menjadi tuan rumah sehingga manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat luas,” pungkasnya.
There is no ads to display, Please add some










