Kediri – Wali Kota Kediri, Qowimuddin Thoha turun langsung meninjau rumah warga terdampak cuaca ekstrem di wilayah Kaliombo, Jumat (3/4).
Dalam peninjauan tersebut, Gus Qowim sapaan akrabnya melihat kondisi rumah-rumah warga di RW 5, khususnya RT 1 dan RT 2, yang mengalami kerusakan pada bagian atap akibat angin kencang.
Berdasarkan data sementara, terdapat sekitar 14 rumah yang terdampak. Mayoritas kerusakan terjadi pada atap berbahan seng yang tersingkap bahkan terlepas akibat terpaan angin dari arah selatan.
Kalaksa BPBD Kota Kediri Joko Ariyanto menjelaskan Gus Qowim menyempatkan diri menyapa warga sekaligus memastikan kondisi mereka pascakejadian.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, sejumlah warga mengalami kerusakan rumah, terutama pada bagian atap yang beterbangan dan jatuh di sekitar rumah. Pihak BPBD telah melakukan asesmen dan pendataan terhadap warga terdampak.
“Dari hasil asesmen, ada kurang lebih 14 rumah yang terdampak. Rata-rata kerusakan terjadi pada atap rumah berbahan seng yang tersingkap atau terlepas akibat angin kencang,” ujarnya.
Ia menambahkan, BPBD juga telah menyiapkan bantuan darurat bagi warga.
“Kami data kebutuhan warga, dan untuk yang membutuhkan akan kami kirim bantuan seperti terpal untuk penanganan sementara,” imbuhnya.
Selain itu, BPBD juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berlangsung di masa pancaroba.
“Kami mengimbau masyarakat untuk berhati-hati. Jika terjadi hujan disertai angin kencang, sebaiknya berteduh di tempat aman dan menghindari pohon besar maupun reklame,” pungkasnya.
There is no ads to display, Please add some









