Kediri — Pasca Lebaran 2026 stok darah, khususnya golongan A dan O di Kota Kediri dilaporkan menipis drastis akibat lonjakan permintaan yang tidak sebanding dengan jumlah pendonor.
Kepala Unit Donor Darah (UDD) PMI Kota Kediri, dr. Ira Widyastuti, mengatakan kondisi ini sebenarnya sudah diprediksi sebelumnya. Namun, penurunan stok tahun ini terjadi lebih cepat dan lebih parah dibanding tahun-tahun sebelumnya.
“Biasanya masa paceklik itu terjadi satu minggu setelah Lebaran. Tapi tahun ini sejak 27 Maret stok kami benar-benar terkuras, di luar perkiraan,” ujarnya pada Selasa (31/3).
Menurut dr. Ira, selama bulan Ramadan PMI Kota Kediri telah mengintensifkan kegiatan donor darah melalui mobil unit yang beroperasi hingga malam hari. Kegiatan bertajuk Safari Ramadan itu mampu menghimpun hingga 40–60 kantong darah setiap kali kegiatan.
Namun, setelah Lebaran, jumlah pendonor menurun drastis. Dalam satu kegiatan di pusat perbelanjaan, PMI hanya mampu mengumpulkan 11 kantong darah.
“Kemungkinan karena masih suasana libur Lebaran, banyak masyarakat belum kembali beraktivitas normal, termasuk instansi pendidikan dan perkantoran yang biasanya rutin menggelar donor darah,” jelasnya.
Kondisi paling kritis per hari ini terjadi pada komponen darah sel darah merah pekat (PRC), terutama golongan A yang tercatat nol stok per pukul 07.00 WIB. Sementara untuk golongan O, stok sempat menipis meski terbantu pasokan dari PMI Kota Malang sebanyak 70 kantong.
“Permintaan sangat tinggi. Satu pendonor hanya menghasilkan satu kantong, tapi satu pasien bisa membutuhkan hingga empat kantong darah,” ungkap dr. Ira.
PMI Kota Kediri juga telah berupaya menghubungi para pendonor rutin serta menjalin koordinasi dengan PMI daerah lain. Namun, hampir semua wilayah mengalami kondisi serupa, sehingga bantuan terbatas.
Saat ini, PMI mulai kembali mengirimkan surat ke berbagai instansi untuk menjadwalkan kegiatan donor darah. Diharapkan, mulai awal April aktivitas donor darah dapat kembali berjalan normal seiring berakhirnya masa libur.
PMI Kota Kediri mengajak masyarakat, khususnya pendonor rutin, untuk segera mendonorkan darahnya.
“Kami mengajak masyarakat untuk meluangkan waktu 5 sampai 10 menit saja untuk donor darah. Saat ini stok benar-benar menipis dan sangat dibutuhkan,” imbaunya.
Dalam waktu dekat, kegiatan donor darah mobil unit dijadwalkan kembali digelar di beberapa titik, di antaranya Kediri Mall serta Koperasi Mekar pada awal April.
PMI berharap partisipasi masyarakat dapat segera memulihkan ketersediaan stok darah, demi memenuhi kebutuhan pasien di berbagai fasilitas kesehatan. kin/mg
There is no ads to display, Please add some









