Kediri – Menjelang arus mudik dan balik Lebaran, Polres Kediri Kota menggelar rapat koordinasi lintas sektoral bersama Wali Kota Kediri dan sejumlah instansi terkait serta berbagai stakeholder guna memastikan pengamanan serta pelayanan masyarakat berjalan optimal pada Rabu (11/3) di Polres Kediri Kota.
Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, menjelaskan bahwa saat ini Kota Kediri semakin padat. Pihaknya akan menyiagakan ATCS serta layanan Lapor Mbak Wali 112.
“Di tingkat kelurahan juga ada mobil masyarakat. Harapan kita masyarakat bisa mudik dengan aman dan nyaman,” kata Vinanda.
Sementara itu, Kapolres Kediri Kota AKBP Anggi Saputra Ibrahim mengatakan rapat koordinasi tersebut dilakukan untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi antarinstansi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama periode Lebaran.
“Kita hari ini melaksanakan rapat koordinasi lintas sektoral dengan instansi samping dan stakeholder lain. Kita juga berkomitmen bersama pemerintah kota dan kabupaten serta stakeholder lainnya bahwa Lebaran ini harus bersinergi dan berkolaborasi untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Polres Kediri Kota juga menekankan optimalisasi layanan call center 110 yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk meminta bantuan kepolisian.
Menurutnya, layanan 110 diharapkan dapat berjalan secara optimal dan efektif, tidak hanya saat Lebaran tetapi juga ke depan sebagai pusat layanan Polri bagi masyarakat yang membutuhkan kehadiran polisi.
“Terkait pelayanan pada masyarakat melalui telepon 110, harapan kita layanan ini bisa berjalan optimal dan memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan pertolongan Polri,” jelasnya.
Untuk pengamanan Lebaran, Polres Kediri Kota menyiapkan sejumlah pos pengamanan dan pelayanan yang tersebar di beberapa titik strategis. Secara total terdapat tujuh pos yang disiapkan, terdiri dari lima pos pengamanan (pospam), satu pos pelayanan, dan satu pos terpadu.
Selain itu, Polres Kediri Kota juga mengoptimalkan pos pelayanan di Bandara Udara Dhoho Kediri. Hal ini dilakukan karena tingginya minat masyarakat menggunakan transportasi udara menjelang Lebaran.
“Bukan penambahan pos, sebenarnya pos di bandara sudah ada, hanya kita optimalkan lagi. Karena masyarakat yang menggunakan transportasi udara cukup banyak, bahkan tiket sebelum Lebaran hingga beberapa hari setelahnya sudah habis,” ungkapnya.
Untuk mendukung pengamanan Operasi Ketupat, seluruh personel Polres Kediri Kota diterjunkan. Jumlahnya mencapai sekitar 800 personel, ditambah dukungan dari TNI, pemerintah daerah, serta instansi terkait lainnya.
“Semua personel kita terjunkan, hampir 800 anggota Polres. Ditambah dari instansi samping seperti TNI, pemerintah kota, dan lainnya sehingga totalnya bisa mencapai sekitar 2.000 sampai 3.000 personel,” katanya.
Polres Kediri Kota juga menyiapkan langkah antisipasi jika terjadi lonjakan kendaraan yang berpotensi menimbulkan kemacetan. Jika kondisi lalu lintas meningkat signifikan, maka jalur alternatif yang telah disiapkan akan diberlakukan.
Selain pengamanan arus mudik, pihaknya juga memberikan layanan penitipan kendaraan bagi masyarakat yang akan meninggalkan rumah saat Lebaran. Kendaraan maupun rumah yang ditinggalkan akan dipantau melalui patroli secara berkala.
“Kami siap menerima penitipan kendaraan seperti motor maupun mobil bagi masyarakat yang mudik ke luar kota. Rumah yang ditinggalkan juga akan kami patroli secara berkala,” pungkasnya. kin/mg
There is no ads to display, Please add some









