Kediri – Pemerintah Kota Kediri melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) tengah menyusun kajian sistem drainase terbaru berbasis data primer hasil survei lapangan langsung.
Kajian ini berbeda dengan master plan tahun sebelumnya yang disusun menggunakan data sekunder dari pihak ketiga.
Kepala Dinas PUPR Kota Kediri, Endang Kartikasari, menjelaskan bahwa penyusunan kajian dilakukan dengan pengambilan data lapangan secara langsung serta menggunakan data curah hujan terbaru, sehingga perencanaan dimensi saluran drainase dapat lebih akurat dan sesuai kebutuhan untuk 10 tahun ke depan.
“Ini bukan master plan lama yang datanya sekunder. Tahun ini kami menyusun kajian baru dengan data primer, survei lapangan langsung, serta curah hujan terbaru. Harapannya hasilnya jauh lebih akurat dalam memetakan kondisi drainase,” jelas Endang.
Kajian tersebut ditargetkan rampung pada pertengahan tahun 2026. Hasilnya akan digunakan sebagai dasar pemetaan serta penentuan rehabilitasi saluran drainase, khususnya penyesuaian dimensi saluran yang selama ini dinilai sudah tidak memadai.
Beberapa titik yang menjadi perhatian antara lain kawasan perempatan Retjo Pentung, Jalan Kilisuci, Joyoboyo, dan Panglima Sudirman. Untuk Jalan Patimura, Endang menyebut kondisinya relatif sudah baik.
“Tahun 2026 kami fokus menyelesaikan di Panglima Sudirman sampai ke saluran sisi Ramayana, termasuk penanganan crossing jalan yang selama ini menjadi salah satu penyebab genangan di Jalan Padungurang,” ungkapnya.
Crossing drainase di sekitar Ramayana disebut memiliki dimensi yang terlalu kecil dan posisinya rendah, sehingga aliran air tidak optimal. Ke depan, saluran tersebut akan diperbesar dengan menggunakan box culvert tertutup (box cover) agar kapasitas aliran meningkat.
Pada tahun 2026, Pemkot Kediri merencanakan tiga proyek besar penanganan drainase, yakni Jalan Panglima Sudirman, Kawasan Lirboyo dan Jalan dr. Saharjo, yang juga difungsikan untuk mengurai genangan di kawasan Lirboyo.
“Dengan perencanaan berbasis data primer ini, kami berharap persoalan genangan air di sejumlah ruas jalan utama Kota Kediri bisa terurai secara bertahap dan berkelanjutan,” pungkas Endang.kin/mg










