Kediri – PSDKU Kediri Universitas Brawijaya memulai masa Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) pada Jumat (15/8/2025). Para mahasiswa baru tersebut berjumlah total 461 mahasiswa, yang berasal dari 71 kabupaten/kota di berbagai provinsi di Indonesia. Kehadiran mereka membawa keberagaman budaya, gagasan, dan semangat membangun daerah masing-masing.
Mahasiswa baru datang tidak hanya dari wilayah Jawa Timur, tetapi juga dari provinsi-provinsi lain seperti Sulawesi dan Papua. Salah satunya adalah mahasiswa bernama M. Hijrah dari Papua dengan tekad memajukan sektor pertanian.
“Karena saran orang tua saya kuliah di Kediri, saya ingin ikut memajukan pertanian. Kebetulan orang tua mendukung, bahkan bisa bekerja sama dengan petani di beberapa kabupaten, tidak hanya di Sulawesi, tetapi juga di Papua,” ujarnya.
Prof. Dr. Ir. Sholeh Hadi Pramono, M.S., direktur PSDKU UB Kediri menjelaskan bahwa PKKMB menjadi langkah awal bagi mahasiswa baru untuk memahami kehidupan akademik sekaligus mengenal fasilitas kampus yang dapat menunjang proses belajar.
“Fasilitas yang ada di UB ini kita kembangkan untuk mendukung program four records dan membentuk lulusan dengan kompetensi profesional tinggi, sesuai kebutuhan masyarakat, dan memiliki kemampuan lintas disiplin,” jelasnya.
Tidak hanya itu, PKKMB juga memfokuskan pembekalan di bidang riset berbasis artificial intelligence (AI). PSDKU UB Kediri telah mempublikasikan sejumlah artikel internasional bereputasi yang menggunakan pendekatan AI, dan menargetkan seluruh mahasiswa baru mendapatkan pelatihan serta sertifikat AI internasional dari Microsoft.
Sementara itu, Prof. Widodo, S.Si., M.Si., Ph.D.Med.Sc., Rektor Universitas Brawijaya menegaskan bahwa mahasiswa harus berani mengambil peran lebih dari sekadar pencari kerja setelah lulus.
“Kita dorong mahasiswa untuk berwirausaha, membuka peluang kerja bagi orang lain, dan menjadi motor penggerak ekonomi daerah. Melalui program Mahasiswa Berwirausaha dan pembinaan startup, kampus akan memberikan pendampingan, akses jejaring industri, dan peluang pendanaan,” pungkasnya. kin/mg










