Kediri – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menegaskan komitmennya untuk menyelenggarakan muktamar. Kesepakatan tersebut disampaikan Ketua Umum PBNU, KH Yahya Cholil Staquf, usai pertemuan bersama para mustasyar, pengurus syuriah serta rais aam PBNU yang bertempat di Pondok Pesantren Lirboyo pada Jumat (26/12).
Dalam keterangannya, Gus Yahya menyampaikan rasa terima kasih kepada para ulama atas bimbingan dan kesepakatan penuh yang telah dicapai. Ia menegaskan bahwa muktamar akan dipimpin oleh KH Miftach Akhyar sebagai Rais Aam, dengan dirinya bertindak sebagai Ketua.
“Alhamdulillah, hari ini sudah disepakati secara penuh bahwa selanjutnya akan diselenggarakan muktamar yang normal dan legitimate, dipimpin oleh Kiai Miftachul Akhyar dan saya,” ujar Gus Yahya.
Ia menambahkan, kesepakatan ini akan segera ditindaklanjuti melalui langkah-langkah teknis menuju pelaksanaan muktamar. Proses tersebut diharapkan berjalan sesuai dengan aturan organisasi serta mengedepankan kemaslahatan jam’iyah.
Menurut Gus Yahya, hasil pertemuan ini memperkuat kembali semangat persatuan di tubuh Nahdlatul Ulama. Ia menegaskan bahwa yang menyatukan seluruh elemen NU adalah kecintaan yang sama NU
“Yang menyatukan semuanya adalah kecintaan kepada Jam’iyah Nahdlatul Ulama. Semua ingin Jam’iyah Nahdlatul Ulama utuh terus berjalan, berkembang, dan membawa barokah bagi masyarakat dan umat,” tegasnya. kin/mg










