Kediri – Dampak kerusuhan yang melanda Kabupaten Kediri akhir pekan kemarin ikut dirasakan dalam pelayanan administrasi kependudukan (adminduk). Sejumlah layanan, seperti pembuatan Kartu Keluarga (KK), Kartu Tanda Penduduk (KTP), hingga dokumen lain berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK), sempat tersendat pada Senin (1/9).
Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK) dan Pemanfaatan Data Disdukcapil Kabupaten Kediri, Ongky Asep Satuhu, mengatakan gangguan terjadi karena server dan jaringan sempat tidak terkoneksi dengan pusat pasca-insiden.
“Seluruh dokumen yang berbasis NIK hari ini tidak bisa dilayani untuk output dokumennya. Tetapi berkas pemohon tetap kami terima, dicek kelengkapan dan kebenarannya. Hanya saja hasil dokumen belum bisa kami proses,” jelas Ongky.
Meski demikian, Ongky memastikan layanan adminduk segera kembali pulih. “Hari ini kami lakukan setting ulang jaringan, alhamdulillah sore ini sudah normal kembali. Mulai besok, pelayanan tatap muka di kecamatan bisa berjalan normal,” ujarnya.
Untuk menghindari penumpukan pemohon, Disdukcapil juga menerapkan sistem kuota harian. Jika kuota penuh, pemohon akan dilayani di hari berikutnya. kin/mg










