Kediri – Pasar Banjaran, salah satu pasar tradisional di bawah pengelolaan Perumda Pasar Joyoboyo Kota Kediri, kini tengah bersiap bertransformasi. Tak hanya dikenal sebagai pusat jual beli unggas seperti ayam dan bebek di pagi hari, pasar yang berlokasi di Kelurahan Banjaran ini akan dikembangkan menjadi pusat angkringan.
Direktur Perumda Pasar Joyoboyo, Djauhari Lutfi, mengungkapkan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya menghidupkan kembali aktivitas ekonomi di pasar-pasar tradisional agar lebih ramai dan menarik bagi masyarakat.
“Terus terang, kami ingin berinovasi supaya pasar ini ramai. Kalau ramai, tentu pendapatan juga meningkat dan deviden ke pemerintah daerah ikut bertambah,” ujar Djauhari.
Menurutnya, area depan pasar Banjaran akan ditata menjadi pusat angkringan outdoor yang dapat dimanfaatkan oleh para pedagang kaki lima (PKL) binaan dari dinas terkait seperti Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperdagin).
“Kami sudah melakukan pembicaraan dengan dinas terkait dan tinggal tahap pelaksanaan. Targetnya paling lambat awal tahun depan sudah bisa berjalan,” tambahnya.
Selain untuk menampung PKL agar lebih tertata, kehadiran angkringan diharapkan dapat menarik minat masyarakat, terutama anak muda, untuk datang ke pasar.
“Kita ingin pasar ini nyaman, bersih, aman. Kami juga pasang CCTV. Jadi pengunjung nyaman dan pasar bisa menjadi wisata belanja keluarga,” jelasnya.
Djauhari juga menyebutkan bahwa konsep pasar ke depan bukan sekadar tempat transaksi jual beli, tetapi juga ruang interaksi sosial dan rekreasi masyarakat. Ia ingin mengubah pandangan bahwa nongkrong atau ngopi tidak harus di kafe modern, tetapi bisa juga di lingkungan pasar yang tertata.
“Kalau dulu orang jalan-jalan ke mal, sekarang kami ingin mengajak masyarakat jalan-jalan ke pasar. Pasar juga bisa jadi tempat anak muda bertemu, nongkrong, dan beraktivitas,” ujarnya.
Pasar Banjaran sendiri memiliki 12 kios dan 197 los, serta halaman yang cukup luas. Dengan potensi tersebut, pengembangan kawasan angkringan diharapkan menjadi magnet baru dan sesuai visi misi Walikota Kediri menjadi Kediri yang ngangeni.kin/mg










