Kediri – Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati mengunjungi Taman Tempurejo, Jum’at (23/1), untuk melihat langsung pemanfaatan ruang terbuka hijau sekaligus melakukan rapat dan diskusi bersama jajaran Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan dan Pertamanan (DLHKP) Kota Kediri.
Hal tersebut menjadi langkah awal Mbak Wali sapaan akrabnya dalam mendorong agar taman-taman di Kota Kediri tidak hanya berfungsi sebagai ruang hijau, tetapi juga dimanfaatkan sebagai lokasi kegiatan pemerintahan dan masyarakat.
Kepala DLHKP Kota Kediri, Indun Munawaroh, mengatakan Mbak Wali ingin menghadirkan suasana kerja yang lebih terbuka dan dekat dengan masyarakat dengan memanfaatkan taman kota.
“Beliau hari ini memulai rapat dan diskusi di taman. Harapannya ke depan, jika ada kegiatan, rapat, sosialisasi, atau pelatihan, bisa dilaksanakan di taman-taman, tidak harus selalu di kantor atau di dalam ruangan,” ujar Indun.
Menurutnya, pemanfaatan taman sebagai ruang kegiatan diharapkan mampu menghidupkan suasana taman dan meningkatkan jumlah pengunjung. Dengan begitu, taman-taman di Kota Kediri menjadi lebih ramai dan fungsional.
“Biar taman-taman di Kota Kediri semakin ramai pengunjung dan benar-benar dimanfaatkan oleh masyarakat,” tambahnya.
Indun menyebutkan Kota Kediri memiliki sejumlah taman yang dinilai representatif untuk kegiatan luar ruang, seperti Taman Nonggo, Taman Brantas, Taman Tempurejo, Taman Sekartaji, Taman Hutan Kota, hingga Memorial Park.
Dalam diskusi tersebut, Mbak Wali juga membahas program kerja DLHKP, mulai dari penataan taman dan ruang terbuka hijau, pengelolaan sampah, hingga penataan lingkungan yang berkelanjutan.
“Yang dibahas masih terkait tugas pokok DLHKP, mulai dari penataan taman, pengelolaan sampah, sampai penataan lingkungan,” pungkas Indun. kin/mg
There is no ads to display, Please add some









