Kediri – Sebuah kecelakaan beruntun terjadi di wilayah Pare, Kabupaten Kediri, pada Minggu, 26 Oktober 2025, melibatkan mobil Wuling AG 1519 RG dan lima sepeda motor di dua lokasi berbeda.
Kejadian pertama berlangsung sekitar pukul 13.00 WIB di Jalan Brawijaya, Desa Tulungrejo, saat mobil Wuling menabrak tiga sepeda motor yang berjalan searah: Scoopy hitam AG 5762 CJ, Beat AG 6193 EDS, dan Scoopy merah AG 3741 EQ. Pengemudi mobil tidak berhenti, melainkan terus melaju ke arah selatan.
Sekitar 20 menit kemudian, mobil yang sama kembali menabrak dua sepeda motor lainnya di Desa Pelem, yaitu Vario AG 3059 ECK dan Smash tanpa plat nomor. Akibat dua insiden tersebut, lima orang mengalami luka-luka, termasuk seorang anak balita.
“Telah terjadi kecelakaan lalu lintas antara Kendaraan Mobil Wuling AG 1519 RG dengan Sepeda motor Scoopy hitam AG 5762 CJ dengan Sepeda motor Beat AG 6193 EDS dengan Sepeda motor Scoopy merah AG 3741 EQ dengan Sepeda motor Vario AG 3059 ECK dengan Sepeda motor Smash tanpa plat nopol dengan Tkp 2 tempat kejadian perkara,” ujar Kasatlantas Polres Kediri AKP I Made Jata Wiranegara, Minggu, (26/10/2025).
Korban luka antara lain mengalami robek di tangan, memar di bahu, luka di kepala, dan kaki robek. Seluruh korban telah mendapatkan penanganan medis, salah satunya dirawat di RS Kabupaten Kediri. Pengemudi mobil Wuling sendiri diketahui bernama RPA (18), warga Konawe Utara, Kendari, yang saat kejadian diduga berada di bawah pengaruh narkoba.
AKP I Made Jata Wiranegara menuturkan bahwa seluruh kendaraan telah diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut. Ia juga mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati saat berkendara dan segera melaporkan ke pihak berwajib jika menyaksikan kecelakaan di jalan.
“Kepada masyarakat agar selalu berhati – hati dalam berkendara di jalan, selalu menaati peraturan lalu lintas dan jika ada masyarakat yang terlibat kecelakaan jika tidak berani menolong korban dimohon agar segera melaporkan ke kantor Kepolisian terdekat,” ujarnya. mg
There is no ads to display, Please add some









