Kediri – Pemerintah Kota Kediri menggelar upacara gabungan memperingati Hari Lahir Pancasila sekaligus Hari Ulang Tahun (HUT) Pemadam Kebakaran (Damkar), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), dan Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas), di Halaman Balaikota Kediri pada Senin (1/6).
Peringatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat implementasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat sekaligus mengapresiasi peran Damkar, Satpol PP, dan Satlinmas dalam menjaga ketertiban, ketenteraman, serta keselamatan masyarakat.
Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, menyampaikan bahwa tantangan bangsa saat ini semakin kompleks, mulai dari penyebaran informasi yang tidak benar, polarisasi di ruang digital, hingga berbagai persoalan sosial di tengah masyarakat. Karena itu, nilai-nilai Pancasila harus terus ditanamkan dan diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.

Menurut Vinanda, Kota Kediri terus menunjukkan komitmen dalam membangun masyarakat yang harmonis, toleran, dan sejahtera. Berbagai capaian pembangunan yang diraih menjadi bukti bahwa nilai-nilai Pancasila telah tumbuh dan mengakar kuat di tengah masyarakat.
“Namun tantangan ke depan tidak mudah. Nilai-nilai Pancasila tidak akan tumbuh dengan baik tanpa adanya ketertiban, ketenteraman, dan rasa aman di tengah masyarakat,” ujarnya.
Karena itu, peringatan Hari Lahir Pancasila dinilai sangat relevan untuk dirangkaikan dengan peringatan HUT Damkar, Satpol PP, dan Satlinmas. Menurutnya, tugas menjaga keamanan dan ketertiban merupakan bentuk nyata pengamalan nilai-nilai Pancasila.
“Ketika Satpol PP menegakkan peraturan daerah secara adil dan humanis, di situlah hadir keadilan sosial. Ketika Satlinmas menjaga keamanan lingkungan, di situlah hadir persatuan Indonesia. Dan ketika petugas Damkar menolong masyarakat tanpa membedakan suku, agama, maupun golongan, di situlah hadir nilai kemanusiaan yang adil dan beradab,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Satpol PP Kota Kediri, Paulus Luhur Budi P, menjelaskan bahwa upacara gabungan tersebut digelar sebagai bentuk efisiensi penyelenggaraan kegiatan tanpa mengurangi makna masing-masing peringatan.
Ia menyebutkan, tahun ini Damkar memasuki usia ke-107, Satpol PP ke-76, dan Satlinmas ke-64. Ketiganya memiliki peran strategis dalam mendukung terciptanya kondisi daerah yang aman, tertib, dan kondusif sebagai fondasi pembangunan.
“Melalui momentum ini kami berharap masyarakat turut mendukung tugas-tugas di lapangan. Sebab pembangunan yang berkelanjutan membutuhkan keamanan, ketertiban, dan partisipasi seluruh elemen masyarakat,” katanya.
Dalam kegiatan tersebut juga ditampilkan simulasi penanganan kondisi darurat dan penegakan ketertiban sebagai gambaran sinergi antara Damkar, Satpol PP, dan Satlinmas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. kin/mg
There is no ads to display, Please add some









