Kediri – Pemerintah Kota Kediri melalui Dinas Kesehatan menggelar kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG) di sejumlah pondok pesantren. Kegiatan ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan sesuai wilayah kerja masing-masing puskesmas.
Pelaksanaan CKG berlangsung di Pondok Pesantren Al-Amien, pada Rabu (22/10) dengan pemeriksaan dilakukan secara terpisah antara santri putra dan santri putri. Pemeriksaan dilakukan oleh petugas dari Puskesmas Kota Kediri wilayah utara.
Menurut Hendik Suprianto, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Kediri, kegiatan CKG merupakan upaya deteksi dini kesehatan masyarakat, khususnya di lingkungan pesantren.
“CKG ini pemeriksaan kesehatan secara umum. Ada dokter, pemeriksaan gula darah, kolesterol, tensi, berat dan tinggi badan. Kalau dari hasil pemeriksaan ditemukan faktor risiko, maka akan disarankan untuk tindak lanjut ke puskesmas,” jelas Hendik.
Ia menambahkan, pemeriksaan di pondok bersifat screening awal, bukan untuk diagnosis penyakit. Misalnya pada pemeriksaan gula darah, hasil yang didapat melalui stik hanya digunakan untuk mendeteksi potensi awal, dan apabila hasilnya di atas normal, maka akan dirujuk untuk pemeriksaan laboratorium kimia klinik di puskesmas.
Hendik menjelaskan, meski sebagian besar santri masih berusia remaja, namun kasus seperti hipertensi dan diabetes mulai ditemukan di usia muda.
“Sekarang ini, diabetes dan hipertensi tidak hanya dialami orang dewasa. Beberapa remaja bahkan sudah ditemukan dengan gejala awal. Karena itu penting dilakukan screening untuk pencegahan sejak dini,” ujarnya.
Selain pemeriksaan fisik, kegiatan ini juga disertai edukasi kesehatan seperti pengaturan pola makan dan gaya hidup sehat. Hal ini penting untuk menekan risiko obesitas dan penyakit tidak menular lainnya.
Sementara itu, Putri Nur Hariaman, salah satu santri asal Gorontalo, mengaku senang dengan adanya kegiatan ini.
“Pemeriksaan gratis ini sangat membantu, karena kami agak kesulitan kalau harus periksa di luar pondok. Dengan adanya CKG di sini, kami bisa tahu kondisi kesehatan kami sendiri,” ungkapnya.
Putri mengaku memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memeriksa gula darah, mata, dan gigi.
“Kalau tahu gula darah tinggi, kan bisa mulai mengurangi konsumsi gula. Jadi penting banget,” tambahnya.










