Kediri – Gereja Merah Kediri menyimpan sebuah Alkitab kuno yang usianya telah mencapai ratusan tahun. Kitab yang dicetak pada tahun 1867 dan berbahasa Belanda kuno tersebut hingga kini masih terawat dan menjadi salah satu benda bersejarah penting di gereja Merah. Juru pelihara Gereja GPIB Immanuel Kediri, Hendrik Lorenz, menjelaskan Alkitab tersebut pertama kali dibawa ke Kediri oleh Pendeta Brurie Yohanes Assah, yang pernah bertugas di Kediri pada kisaran tahun 1985-1990. Setelah bertugas di Kediri, Pendeta Brurie melanjutkan pelayanan ke wilayah Plaju, Sungai Gerong, Palembang. “Di sana beliau mengetahui adanya Alkitab…
Read More