Situs Adan Adan Kediri, Berpola Mandala – Luas Kompleks Diduga Lebih Besar

Kediri – Situs Adan-Adan di Dusun Puhsul, Desa Adan-Adan, Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri, kembali menarik perhatian. Temuan sejumlah struktur dan artefak purbakala di lokasi tersebut memunculkan dugaan bahwa kompleks percandian yang terkubur di kawasan itu memiliki ukuran besar, bahkan disebut-sebut berpotensi melebihi Candi Borobudur. Juru Pelihara Situs Adan-Adan Ikhwan, menjelaskan bahwa situs tersebut pertama kali ditemukan pada 2016 dan sejak itu terus dilakukan ekskavasi oleh tim arkeologi nasional hampir setiap tahun. Pada 2020, saat proses penggalian berlangsung, ditemukan kepala arca Buddha yang semakin menguatkan dugaan bahwa kawasan tersebut merupakan kompleks…

Read More

Bersihkan Sampah Bambu – Kayu di Bawah Jembatan Lama, Pemkot Kediri Jaga Cagar Budaya Tetap ASRI

Kediri – DLHKP Kota Kediri bersama BPBD, Jasa Tirta serta PUPR Kota Kediri terjunkan 40 personil untuk pembersihan sampah berupa pring (bambu) dan material kiriman lain yang tersangkut di kaki-kaki jembatan lama di aliran Sungai Brantas, Rabu (18/2). Kegiatan ini tidak hanya bertujuan menjaga kelancaran aliran sungai, tetapi juga sebagai bentuk pelestarian jembatan lama yang merupakan cagar budaya, sekaligus mendukung gerakan nasional Indonesia Asri, Aman, Sehat, Rapi, dan Indah (ASRI). Kepala DLHKP Kota Kediri, Indun Munawaroh menjelaskan pembersihan dilakukan dengan melibatkan sekitar 40 personel gabungan dari PU, BPBD, DLHKP, serta…

Read More

Alkitab Kuno Berusia Lebih 1,5 Abad Disimpan di Gereja Merah Kota Kediri

Kediri – Gereja Merah Kediri menyimpan sebuah Alkitab kuno yang usianya telah mencapai ratusan tahun. Kitab yang dicetak pada tahun 1867 dan berbahasa Belanda kuno tersebut hingga kini masih terawat dan menjadi salah satu benda bersejarah penting di gereja Merah. Juru pelihara Gereja GPIB Immanuel Kediri, Hendrik Lorenz, menjelaskan Alkitab tersebut pertama kali dibawa ke Kediri oleh Pendeta Brurie Yohanes Assah, yang pernah bertugas di Kediri pada kisaran tahun 1985-1990. Setelah bertugas di Kediri, Pendeta Brurie melanjutkan pelayanan ke wilayah Plaju, Sungai Gerong, Palembang. “Di sana beliau mengetahui adanya Alkitab…

Read More

Mas Dhito Kembali Masukkan Fragmen Kepala Ganesha yang Hilang ke Museum

Kediri – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana meletakkan kembali fragmen Kepala Ganesha di Museum Bagawanta Bhari usai ditemukan oleh dua siswa SMKN 1 Ngasem. Peletakan kembali arca yang sempat dijarah pada kerusuhan yang terjadi di Pemerintah Kabupaten Kediri itu dilakukan Mas Dhito (sapaan akrab Bupati Hanindhito) saat kerja bakti bersama ribuan masyarakat Kediri yang bersimpati atas kejadian ini. “Tadi secara simbolik saya sudah mengembalikan dan memasukkan (Fragmen Kepala Ganesha) ke museum,” Ujar Mas Dhito pada Jumat (5/9/2025) Dikatakan Mas Dhito, untuk menjaga kembali seluruh koleksi museum yang dimiliki Pemerintah Kabupaten…

Read More

Fragmen Kepala Ganesha yang Hilang Ditemukan

Kediri – Benda peninggalan budaya koleksi Museum Bagawanta Bhari, fragmen Kepala Ganesha yang hilang dalam aksi pembakaran dan penjarahan di Komplek Kantor Pemkab Kediri ditemukan. Fragmen Kepala Ganesha itu ditemukan Ahmad Rifki Fahrudin dan Salman Alfarizzi, dua pelajar SMK Negeri 1 Ngasem di sekitar lokasi parkiran motor dekat sekolahnya, Kamis (4/9/2025) pagi. Begitu mengetahui dari media sosial benda yang ditemukan merupakan fragmen Kepala Ganesha yang hilang, siang harinya keduanya menyerahkan penemuannya itu ke Pemerintah Kabupaten Kediri. Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kediri Mustika Prayitno Adi mewakili Bupati…

Read More