Kediri – AKP Septia Intan Putri mendapat amanah baru sebagai Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) Polres Kediri Kota. Polwan asal Padang, Sumatera Barat, ini membawa pengalaman panjang berdinas di sejumlah wilayah sebelum dipercaya menempati jabatan tersebut.
Perjalanan karier AKP Septia di kepolisian dimulai setelah menyelesaikan pendidikan kepolisian Akpol 2015. Penugasan pertamanya membawanya ke Aceh. Setelah itu, ia melanjutkan pendidikan di PTIK dan kemudian bertugas di Polda Jambi pada 2018.
Sebelum bertugas di Jawa Timur, AKP Septia juga pernah mendapat penugasan di Aceh dan Jambi. Pengalaman berdinas di Aceh menjadi salah satu bagian yang paling berkesan dalam perjalanan kariernya.
Di Aceh, AKP Septia pernah bertugas mjd KBO Lantas hingga mendapat penugasan di Pulau Simeulue. Pulau tersebut merupakan salah satu wilayah terluar Aceh yang membutuhkan perjalanan cukup panjang untuk mencapainya.
“Kalau ke sana lewat darat sekitar delapan jam, kemudian dilanjutkan kapal sekitar 14 jam,” ujarnya usai sertijab Jumat (28/8).
Menurutnya, pengalaman bertugas di Aceh memberikan banyak pelajaran. Ia mengaku semula banyak orang memiliki anggapan bahwa Aceh merupakan wilayah yang penuh tantangan. Namun, pengalaman langsung justru membuatnya melihat Aceh sebagai daerah yang menarik dengan kehidupan masyarakat yang beragam.
“Orang taunya Aceh itu identik dengan GAM, padahal di sana juga kota Islam. Tidak seperti yang dibayangkan orang,” katanya.
Baginya, penugasan di berbagai daerah merupakan bagian dari proses untuk terus belajar. Ia menilai seorang anggota Polri tidak harus langsung menentukan diri hanya pada satu bidang karena setiap personel perlu memahami berbagai fungsi kepolisian.
“Kalau kita polisi tidak harus di bidang lalu lintas, tapi sebelumnya semua bidang harus kita pelajari,” ujarnya.
Kecintaan terhadap profesi kepolisian sendiri telah tumbuh sejak lama. Septia mengatakan menjadi polisi memang merupakan cita-citanya sejak kecil.
Kini, pengalaman tersebut membawanya ke Kota Kediri. Ia mengaku tidak pernah membayangkan bisa mendapat kesempatan berdinas di Polres Kediri Kota.
“Insya Allah kami bisa bergabung di Kediri Kota. Itu merupakan apa ya, nggak kebayang, misalnya bisa berdinas di sini,” tuturnya.
Sebagai Kasatlantas yang baru, Septia memilih tidak terburu-buru membuat program. Ia terlebih dahulu akan mempelajari situasi dan kondisi wilayah hukum Polres Kediri Kota, termasuk karakteristik lalu lintas dan berbagai persoalan yang ada.
Hal tersebut juga menjadi bagian dari pekerjaan rumah yang diberikan pimpinan kepadanya. Ia menyatakan siap mempelajari wilayah dan melanjutkan program yang telah berjalan, sekaligus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
“PR untuk saya, nanti akan saya pelajari,” katanya.
Di luar kesibukannya sebagai anggota Polri, AKP Septia memiliki hobi olahraga, khususnya basket. Hobi tersebut menjadi salah satu aktivitas yang dilakukannya di sela-sela tugas.
Sebagai Kasatlantas, ia juga mengajak masyarakat Kota Kediri untuk semakin tertib berlalu lintas. Ia mengingatkan masyarakat agar selalu menggunakan perlengkapan dan dokumen berkendara sesuai ketentuan.
“Taatilah lalu lintas, gunakan sesuai dengan ketentuan. Kalau belum ada SIM, silakan melakukan pengurusan SIM. Lalu pengendara agar tidak saling mendahului secara sembarangan dan menyesuaikan perilaku berkendara dengan kondisi serta aturan lalu lintas,” pungkasnya.


Discussion about this post