Kediri – Pekerjaan sebagai petugas pemadam kebakaran identik dengan tugas berat dan penuh risiko. Namun bagi Rana Hertiningsih, menjadi bagian dari Dinas Pemadam Kebakaran Kota Kediri adalah kebanggaan sekaligus panggilan hati.
Rana mulai bergabung sejak September 2013, saat unit pemadam kebakaran masih berada di bawah Dinas Pekerjaan Umum (PU). “Dulu kami ditempatkan di Pemadam untuk membantu administrasi. Kalau ada kebakaran biasanya kita membantu mencatat administrasi tapi pernah juga pegang selang,” kenangnya.
Meski awalnya bertugas di balik meja, Rana tak segan ikut ke lapangan. Ia pernah ikut memegang selang dan membantu pendataan usai kebakaran. “Pernah ikut pegang selang nyemprot api waktu sudah hampir padam. Rasanya deg-degan naik mobil damkar yang harus cepat, tapi bangga juga bisa bantu langsung,” ujarnya sambil tersenyum.
Kini, di lingkungan Damkar Kota Kediri, hanya ada dua personel perempuan. Namun bagi Rana, tidak ada perbedaan antara laki-laki dan perempuan dalam menjalankan tugas. “Semua sama saja. Asal mau belajar dan praktek, kita pasti bisa. Teman-teman juga saling mendukung,” ungkapnya.
Rana juga sering terlibat dalam edukasi dan sosialisasi pencegahan kebakaran. Ia dan tim rutin memberikan pelatihan di sekolah-sekolah maupun kelompok ibu-ibu rumah tangga. Materinya mulai dari pengenalan alat pemadam, cara memadamkan api dengan goni basah, hingga langkah aman menghadapi kebakaran akibat kompor gas.
“Kalau LPG bocor, jangan langsung nyalakan lampu. Buka ventilasi dulu, matikan sumber gasnya. Itu yang sering kita sampaikan ke ibu-ibu,” jelasnya.
Kini masyarakat juga bisa lebih cepat melapor jika terjadi keadaan darurat. “Sekarang lewat 112, nanti diarahkan ke kami di Damkar. Dalam sehari bisa sampai delapan laporan, bukan hanya kebakaran tapi juga penanganan tawon, ular, atau biawak,” katanya.
Selama 12 tahun bertugas, banyak pengalaman berkesan yang ia rasakan. Salah satunya saat pertama kali ikut mobil pemadam menuju lokasi kebakaran. “Perasaan saya campur aduk, antara tegang dan bangga. Tapi dari situ saya belajar, bahwa tugas kami bukan hanya memadamkan api, tapi juga menjaga keselamatan warga,” tutupnya. kin/mg
There is no ads to display, Please add some








